Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Musim hujan, warga DKI bersiap hadapi banjir kiriman dari Bogor

Musim hujan, warga DKI bersiap hadapi banjir kiriman dari Bogor Banjir Jakarta. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Hujan kembali mengguyur Jakarta di awal tahun 2016. Beberapa wilayah langganan banjir pun bersiap menghadapi air yang kapan saja bisa menggenang di rumah mereka.

Seperti dilakukan, Jumirah (56), warga RT 03 RW 04 Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Saban tahun dia sudah tak asing dengan air bah kiriman dari Bogor atau Depok yang siap kapan saja datang tanpa diundang.

"Di sini langganan banjir. Tuh, liat bekas-bekas banjirnya," kata Jumirah sambil menunjukkan bekas air yang menggenang di pintu dan tembok rumahnya, Selasa (2/2).

Banjir terparah dirasakan Jumirah selama tinggal di ibu kota ketika tahun 2007 silam. Selama empat bulan dia dan warga setempat harus mengungsi dari rumah yang terendam banjir hampir tiga meter.

Ibu enam anak itu mengaku sudah terbiasa dengan banjir yang datang tak kenal waktu itu. Terakhir banjir terjadi pada Sabtu (30/1) lalu. Sekitar pukul 00.00 WIB, dia dikejutkan dengan air sungai yang meluap.

"Tengah malam pas malam Minggu kemarin. Tanggul selokan sudah mau jebol, saya langsung telepon suami saya yang sedang kerja," cerita Jumirah pada merdeka.com.

Suami dan warga lainnya pun segera menutup selokan dengan apapun yang bisa mencegah air kali keluar. Hingga pukul 04.00 WIB, warga tidak tidur dan berjaga takut sumpalan itu jebol. Sekitar pukul 05.00 pagi, air akhirnya mulai surut. Beberapa warga pun bergegas membersihkan sisa sisa-sisa dari air banjir tersebut.

"Ya mudah-mudahan jangan banjir gede lagi, kasihan orang tua sudah enggak ada anak, kalau banjir kan repot," harap Jumirah. (mdk/ang)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP