Misteri teriakan 'anjing' di Kemendagri, siapa orangnya?
Merdeka.com - Kementerian Dalam Negeri melakukan mediasi antara DPRD DKI dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terkait dugaan dana siluman di APBD DKI Jakarta. Niatnya, agar keduanya saling mendengar langsung apa yang selama ini jadi masalah dan diperdebatkan sehingga APBD DKI 2015 dapat segera disahkan.
Pertemuan Kamis (5/3) pagi, mulanya biasa saja. Rapat berlangsung lebih kurang selama 2 jam. Saat rapat akan ditutup, Ahok dan DPRD DKI diminta memberikan pandangan.
Rupanya, kesempatan itu dimanfaatkan Ahok untuk mengungkit lagi kecurangan yang dilakukan DPRD pada periode anggaran 2014 lalu. Ahok, dengan nada tinggi meminta Wali Kota, Jakarta Barat, Anas Effendi, untuk menjelaskan soal penganggaran UPS di sejumlah sekolah yang masing-masing mendapat Rp 5,8 miliar.
Sikap Ahok tersebut memicu emosi para anggota dewan. Apalagi, Ahok meninggalkan ruangan mediasi di mana anggota DPRD masih ada di lokasi. Suasana mulai ricuh dan tidak terkendali. Para anggota dewan kemudian berteriak dan memaki Ahok.
"Woi anjing," teriak seorang anggota dewan yang berada di dalam ruangan.
"Jangan bohong Pak Gubernur," teriak anggota dewan lain. (mdk/efd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya