Menengok parkiran 8 lantai di Mapolda Metro, digarap Agung Podomoro
Merdeka.com - PT Agung Podomoro Land (APL) dikenal sebagai perusahaan yang fokus membangun real estate dan pusat perbelanjaan prestisius di Jakarta dan kota besar di Indonesia. Proyek bangunan yang dikembangkan APL membentang mulai dari Jakarta, Medan, Batam, Bandung, Bali, Balikpapan, hingga Makassar.
APL melalui anak perusahaannya PT Muara Wisesa Samudra termasuk satu dari sembilan pengembang yang turut diberi izin oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk mengembangkan reklamasi pulau di utara Jakarta. APL dipercaya membangun Pulau G seluas 161 hektar.
Izin pelaksanaan reklamasi Pulau G berdasar keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G.
Polemik penolakan reklamasi pulau di pantai utara yang sejak awal sudah mendapat penentangan, kemudian menarik Presiden Direktur APL, Ariesman Wijaja sebagai tersangka dalam kasus suap pembahasan Raperda zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) dan raperda tata ruang strategis Jakarta Utara terhadap anggota DPRD DKI A Jakarta M Sanusi. Ariesman menyuap Sanusi senilai Rp 2 miliar.
Selain membangun sejumlah bangunan mewah, APL melalui dana CSR dan kewajiban perusahaan membuat program yang bergerak di bidang lingkungan hidup, pendidikan, sosial budaya, olah raga, dan keagamaan. Selain itu, APL dengan dana puluhan miliar rupiah membangun sejumlah fasilitas penunjang gedung kepolisian.
Terbaru, APL membangun gedung parkir di Mapolda Metro Jaya. Pembangunan gedung yang saat groundbreaking turut disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian. Selain gedung parkir, APL juga membangun Kantor Polair Polda Metro Jaya di Jalan Inspeksi Utara Waduk Pluit, Jakarta Utara.
Ahok, sapaan Basuki, menyebut gedung parkir delapan lantai tersebut dibangun dengan menggunakan dana kewajiban Agung Podomoro, pengembang yang mendapat hak mereklamasi Pulau G di Teluk Jakarta.
"Kami berterimakasih sama pengembang. Ini uangnya (kompensasi) dari reklamasi pulau," kata Ahok di Mapolda Metro Jaya saat peresmian pada Rabu 2 Maret lalu.
Gedung parkir Polda Metro Jaya mampu menampung 798 unit kendaraan. Pembangunan ini direncanakan rampung dalam kurun satu tahun.
Ahok menjelaskan, pembangunan gedung parkir dengan luas total 30.582,82 m2 menghabiskan dana sebesar Rp 80 miliar. Pembangunan gedung yang berlokasi di dekat pintu masuk Mapolda itu tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.
"Kami siap membantu karena Polda juga bagian dari Jakarta. Kami akan dukung (keperluan Polda) selama itu untuk kepentingan bersama," ujarnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya