Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Membedah APBD DKI Jakarta 2017 versi Ahok dan Sumarsono

Membedah APBD DKI Jakarta 2017 versi Ahok dan Sumarsono Serah terima Plt Gubernur DKI. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD telah sepakat mengesahkan Rancangan APBD DKI Jakarta tahun 2017 senilai Rp 70,19 triliun, tepatnya Rp 70.191.958.203.554,00. Pengesahan ini dilakukan Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Sumarsono mengubah Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 yang telah dirancang Gubernur DKI Jakarta definitif yang saat ini sedang cuti kampanye Basuki T Purnama (Ahok). Di bawah kepemimpinan Ahok, jumlah anggaran APBD DKI 2017 senilai, Rp 68,76 triliun.

merdeka.com, Rabu (21/12), memperoleh rincian data APBD DKI 2017 yang dirancang oleh Ahok dan Sumarsono atau yang akrab disapa Soni. Dari data itu, memang terdapat anggaran yang signifikan naik untuk sejumlah dinas hingga kegiatan DPRD DKI.

Misalnya saja, Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Awalnya Ahok menganggarkan Rp 2.517.555.285.862, kemudian direvisi oleh Soni dan disetujui oleh DPRD DKI menjadi Rp 3.139.773.835.790. Jika dihitung, selisihnya sekitar Rp 622.218.549.928.

Tidak hanya di Dinas Pendidikan saja, beberapa dinas juga dinaikkan anggarannya oleh Soni.

Soni juga diketahui memberikan anggaran yang bisa dibilang fantastis ke DPRD DKI dari yang dirancang Ahok. Misalnya saja, untuk sejumlah komisi di DPRD. Kenaikannya cukup signifikan.

Total per komisi, Ahok memberikan anggaran senilai, Rp 34.271.164.554.556, kemudian direvisi oleh Soni turun menjadi Rp 33.827.802.886.042. Namun setelah dibahas oleh DPRD, anggaran naik menjadi Rp 35.352.275.916.091.

Jika dihitung, selisih kenaikan anggaran khusus untuk lima komisi di DPRD DKI saja antara anggaran yang dirancang Ahok dan direvisi oleh Soni kemudian disahkan DPRD mencapai Rp 1.524.473.030.049.

Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta, Yuliandi belum bisa komentar saat hendak dikonfirmasi terkait ini. Dia meminta agar dikontak lagi sekitar satu jam ke depan.

"Saya sedang nyetir, satu jam lagi lah telepon lagi," kata Yuliandi saat dihubungi merdeka.com.

Lalu apa saja mata anggaran yang naik di APBD DKI selama Ahok cuti kampanye? Simak ulasan selanjutnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP