Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Memanasnya hubungan Ahok-Djarot akibat PRJ Senayan

Memanasnya hubungan Ahok-Djarot akibat PRJ Senayan Ahok dan Djarot ikut rapat DPRD DKI Jakarta. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak lagi bisa membendung emosinya. Kali ini sang wakil, Djarot Saiful Hidayat kena semprot. Pemicunya gara-gara tanpa koordinasi memberi izin Pelaksanaan Pekan Raya Jakarta di Senayan.

Ahok mengatakan Event Organizer (EO) swasta itu hanya ingin mencari keuntungan dengan jalan mencatut nama Pemerintah Provinsi DKI. Akibat ulah Djarot, kata Ahok, pedagang di PRJ Senayan mengaku banyak rugi. Dia sangat menyayangkan Djarot tak hati-hati dalam membuat keputusan.

"Sebetulnya Wagub itu secara jujur sudah menyalahi aturan. Wagub tidak bisa mengeluarkan surat izin atas nama Pemprov. Yang berhak mengeluarkan izin itu hanya gubernur," tegas Ahok.

Ke depan, Ahok meminta agar Djarot selalu membuat notulensi rapat. Hal ini, lanjut Ahok, penting dilakukan agar kebijakan dan sikap yang diambil antara gubernur dan wakilnya menjadi selaras dan tidak bertabrakan.

"Saya minta, kalau Anda rapat dengan perusahaan apapun, suruh stafmu buat notulen. Enggak usah banyak-banyak juga. Paling banyak satu setengah lembar. Tulis saja pertemuan dengan siapa, bahas tentang apa," ujar Ahok.

Ahok mengakui jika PRJ Senayan ini amburadul. Dia mencontohkan setelah banyak orang ikut pihak penyelenggara tidak menyediakan listrik dan promosi. Padahal mereka sudah ditarik biaya Rp 2 juta.

"Bagi saya enggak boleh terjadi lagi. Tahun depan enggak boleh keluar lagi surat dari wagub. Wagub enggak boleh mengeluarkan izin lagi," tutunya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP