Melintas di jembatan tol kawasan Cipayung, pemuda dibacok karena tak beri ponsel
Merdeka.com - FM (20) tiba-tiba saja dibacok saat melintas di jembatan tol kawasan Muncul, Cipayung, Jakarta Timur. Sebelum peristiwa terjadi, korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri didatangi sejumlah orang menggunakan senjata tajam.
"Iya (benar) korban sendirian pakai sepeda motor, kejadiannya Minggu dini hari," kata Kapolsek Cipayung, Kompol Aswin, saat dikonfirmasi, Senin (16/7).
Kendaraan korban diberhentikan kemudian FM disergap kira-kira delapan orang dan dimintai ponsel.
"Diadang, diberhentiin, disetop terus ditanya 'punya hp enggak lo engga ada bang, 'bacok bacok bacok', langsung dia ngelawan dipegang satu tangan kelepas celuritnya cuma dia jatoh. Dia dibacok diancam celurit, cuma dia ada perlawanan, jadi bagusnya begitu dia diminta 'kamu ada hp', enggak ada dia bilang langsung dibacok makanya bukan begal kan artinya belum sempat diserahin gitu. Langsung dikeroyok," jelasnya.
Aswin mengaku, atas kejadian itu beberapa senjata tajam yang diduga dipakai pelaku diamankan kepolisian. Kasus ini sedang diselidiki.
"Sajamnya kita temukan," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya