M Taufik: Kenapa Ahok tak lapor APBD palsu yang dikirim ke Mendagri?
Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengatakan, langkah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melaporkan dugaan 'dana siluman' dalam APBD ke KPK adalah suatu kewajaran. Namun, lanjut Taufik, seharusnya yang dilaporkan ke KPK adalah soal APBD palsu yang dikirim ke Menteri dalam negeri (Mendagri).
"Yah biasa aja siapa aja boleh lapor kok, kenapa dia tidak melaporkan APBD palsu yang dikirim ke Mendagri ha-ha-ha," kata Taufik saat berbincang dengan merdeka.com melalui pesan Blackberry Messenger, Jakarta, Jumat (27/2).
Taufik menuding langkah mantan Bupati Belitung Timur itu merupakan siasat untuk mengalihkan masalah yang kini menimpa Ahok. Taufik menyatakan pihak DPRD siap bila KPK melakukan panggilan untuk diperiksa.
"Yah siap aja (diperiksa), itu mengalihkan masalah Ahok," cetus Taufik.
Ditanya soal langkah apa yang akan dilakukan pihak DPRD atas pelaporan Ahok ke lembaga antirasuah itu, Taufik menjawab dengan singkat. "Belum santai aja," tutup dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok, sore hari ini mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia menjawab tantangan Komisi memintanya melaporkan dugaan adanya penggelembungan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah.
Ahok tiba pukul 17.00 WIB menggunakan mobil Toyota Land Cruiser hitam bernomor polisi B 1966 RFR. Dengan mengenakan kemeja koko putih, dia menjawab semua pertanyaan awak media.
"Mau melaporkan temuan DKI," kata Ahok kepada awak media di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/2).
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya