Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

M Taufik: Gue berani taruhan Gerindra enggak bakal usung Ahok

M Taufik: Gue berani taruhan Gerindra enggak bakal usung Ahok M Taufik dukung Ahok lengser. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik sesumbar Partai Gerindra akan merebut kursi orang nomor satu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 mendatang. Pernyataan itu dilontarkan Taufik menyusul rencana partai besutan Prabowo Subianto ini yang akan menggelar rapat penjaringan bakal calon Gubernur DKI Jakarta pada 27 Januari.

"Entar tanggal 27 Januari 2016 (kita melakukan penjaringan calon). Pokoknya siapa yang dicalonkan oleh Gerindra dia yang menang, pasti," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (21/1).

Ditambahkannya, Taufik memastikan partainya tidak akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk maju dalam gelaran demokrasi itu. "Yang jelas Gerindra enggak ke Ahok lah. Gerindra mah enggak ada buat Ahok, gue berani taruhan lah, ayok taruhan yuk," ujarnya sambil berkelakar.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini juga menambahkan calon yang akan diusung partainya tidak terlepas dari delapan nama yang sebelumnya sudah dijaring oleh DPD DKI Partai Gerindra. "(Calonnya) enggak akan lari dari yang 8 nama itu, kita kan baru mau penjaringan lagi tanggal 27," jelasnya.

Kedelapan nama yang dimaksud itu adalah Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Ketua Komisi D DPRD DKI Muhammad Sanusi, mantan Pangdam Jaya Mayjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, anggota Dewan Pembina Gerindra Sandiaga S Uno, dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah.

Terkait kemungkinan terbentuknya koalisi jelang Pilgub, Taufik mengaku partainya terbuka terhadap semua tawaran bila ada yang ingin berkoalisi. Namun yang pasti, Gerindra harus maju sebagai bakal calon Gubernur bukan sebagai wakil.

"Koalisi sama siapa saja yang mau bangun Jakarta, mau KMP (Koalisi Merah Putih) mau KIH (Koalisi Indonesia Hebat) dengan siapapun kita nggak ada masalah. Kita mau nyalonin Gubernur, orang yang mau koalisi sama kita-kita gubernur," tegasnya.

Sebelumnya partai Gerindra batal menggelar seleksi calon dari Gerindra karena pada Kamis (14/1) lalu terjadi bom meledak di kawasan Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.

Saat bom itu meledak percis di samping Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, yang dimana sudah disewa oleh partai Gerindra untuk melakukan penjaringan bakal calon Gubernur.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP