Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Luncurkan sarana Asian Games, Ahok mau DKI punya venue kelas dunia

Luncurkan sarana Asian Games, Ahok mau DKI punya venue kelas dunia Ahok. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mengebut pengerjaan sarana dan prasarana pendukung Asian Games 2018. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) diberi tugas untuk menyelesaikan pembangunan dua venue yakni Velodrome, Rawamangun, renovasi Equestrian, Pulomas serta transportasi massal Light Rail Transit (LRT).

Bertepatan dengan HUT DKI ke-489, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin ke depannya Ibu Kota mempunyai venue dan sarana olahraga bertaraf internasional termasuk moda transportasi pendukungnya.

"Di HUT ke-489 Jakarta, kita harus punya standar internasional, saya tanya di dunia pacuan kuda atau Equestrian? Equestrian, karena bangsa ini harus mampu mendapatkan medali itu," kata Ahok dalam sambutannya pada launching project LRT Jakarta, Veledrome dan Equestrian di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Rabu (22/6).

Ahok menyebut Indonesia punya potensi untuk menyumbangkan atlet-atlet terbaik di gelaran olahraga internasional. Asalkan, katanya, sarana dan prasarana olahraga mendukung pembinaan atlet.

"Coba bayangin kalau (atlet) kita latihan, velodrome-nya enggak standar kayak di Inggris? Atlet kita latihan, dia kagum-kagum lihat komplek Velodrome-nya. Ini enggak benar, standar kita harus sama," tegasnya.

Semisal, untuk pembangunan Velodrome ini, Ahok ingin agar wahana olahraga tersebut dibuat permanen dengan taraf internasional. Tujuannya adalah agar setelah gelaran Asian Games, Velodrome dapat digunakan sebagai tempat latihan ideal yang mencetak atlet-atlet berbakat.

"Saya tanya (bangun) Velodrome asal ikut Asian Games atau mau buat permanen? Lalu saya tanya lagi ini mau dilombakan? Saya juga mau yang internasional ini, agar suatu hari lagu Indonesia Raya (bisa berkumandang) di Velodrome, enggak mungkin mau dapat juara tempat pelatihannya beda dengan negara-negara lain," jelas dia.

Di lokasi yang sama, Presdir PT Jakpro Setya Heragandhi memastikan pihaknya siap membangun LRT Jakarta, Velodrome dan Equestrian tepat waktu dan bisa digunakan pada saat Asian Games 2018.

"Kami siap melakukan pembangunan ketiga proyek ini, dan kami akan selesaikan pekerjaan ini pada waktu yang ditentukan," ujar Setya.

Sebagai informasi, ketiga proyek ini akan dibiayai dengan dana APBD DKI. Untuk LRT, Pemprov DKI mengucurkan dana sebesar Rp 4,5 triliun, dengan prioritas rute yang akan dibangun Kelapa Gading-Velodrome-Rawamangun dengan panjang rute sekitar 58 kilometer.

Sementara, Velodrome diperkirakan akan menghabiskan anggaran 40 juta USD. Pembangunan velodrome ini secara khusus mendatangkan kontraktor berpengalaman di bidangnya yakni ES Global.

Selain itu, dengan dibangunnya Equestrian di lahan seluas 35 hektare, Jakarta, dipastikan akan memiliki wahana ketangkasan berkuda berstandar internasional dengan pengawasan langsung dari Federasi Equestrian Asia (Asian Equestrian Federation). (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP