Lelang dipercepat, Ahok yakin penyerapan APBD 2016 lebih tinggi
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan penyerapan APBD DKI 2015 sudah di atas 50 persen. Angka tersebut tergolong signifikan, karena APBD DKI 2015 baru dimulai sekitar bulan Mei 2015.
"Penyerapan kita oke. Ini sama mau rapim. 67 sampai 68 persen (penyerapan). Itu sudah lumayan," kata Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (4/1).
Pria yang akrab disapa Ahok ini bahkan sesumbar, untuk tahun anggaran 2016, penyerapan akan melonjak naik pada awal Januari tahun ini. Dia juga menyebutkan alasan penyerapan anggaran rendah di DKI Jakarta adalah karena keterlambatan proses lelang proyek-proyek yang akan dikerjakan.
"Jadi enggak mau lagi dapet yang abal-abal (perusahaan lelang). Kalau kita ragu lebih baik enggak usah liat. Jadi tahun ini kita akan perbaiki dengan lelang konsolidasi," tandas orang nomor satu DKI ini.
Ditambahkannya, untuk mendorong penyerapan anggaran, Pemprov telah mendorong BUMD mempercepat proses lelang. Hasilnya, penyerapan meningkat drastis dari September, di mana pada bulan ini hanya mencapai 30 persen dan pada akhir tahun sudah mencapai angka 68 persen.
"Jadi lumayan penyerapan segitu dibandingkan beberapa lama ini," ungkap dia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya