Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lautan Sampah di Utara Jakarta, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Lautan Sampah di Utara Jakarta, Ini Penjelasan Pemprov DKI Tumpukan sampah kiriman di Pintu Air Manggarai. ©Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta mengklaim pihaknya sudah membersihkan lautan sampah di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Sampah-sampah itu terutama berbahan plastik. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Isnawa Adji, sampah-sampah itu berasal dari wilayah luar Jakarta yang terbawa angin hingga ke perairan Jakarta.

"Pulau Seribu itu kita ada namanya angin barat angin timur dari atasnya Bekasi, dari Tangerang, sekarang ada yang dari Lampung. Bahasa kita itu acar, deretan sampah yang berbaris yang bertubruk dengan kapal pembersih kita. Saya enggak nyalahin daerah tetangga ya tapi memang fenomenanya angin barat," kata Isnawa

Isnawa mengatakan, pihaknya telah mengedukasi warga dan wisatawan di Pulau Seribu untuk tidak membawa sampah plastik, selain itu pihaknya juga menerapkan OOT pembuang sampah sembarangan.

"Penjagaan di perairan diperketat," jelasnya.

Sementara itu, Isnawa mengatakan DKI tengah membahas Pergub mengenai penggunaan plastik. Harapannya dengan ada payung hukum jelas, maka penggunaan plastik di ibukota dapat dikurangi meski perlahan.

"Kita ingin melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Kebanyakan kresek, itu kresek itu tak mudah terurai di tanah berpotensi memberikan dampak bagi kesehatan manusia," ucapnya.

"Kita ingin nantinya kembali ke zaman dulu ibu-ibu bawa kantong belanja sendiri. Kita masih minta masukan dari berbagai pihak, komunitas dari mana mana. Kita ingin ingin langsung melarang, tapi mengedukasi dulu," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP