Kubu Hidayat: KPU DKI harus akui kesalahan soal DPT
Merdeka.com - Tim pemenangan pasangan calon gubernur Hidayat Nur Wahid dan Didik J Rachbini, mendesak KPU DKI Jakarta untuk mengakui kesalahan dalam penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Harusnya penetapan DPT itu mengikuti hasil perekaman e-KTP yang sudah selesai.
"Kita akui bersama, tujuh juta suara yang didata dari KPU DKI itu ada masalah, karena awalnya KPU DKI tidak mau mengakui, itu yang penting," ujar Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Selamat Nurdin, kepada wartawan, saat ditemui seusai melakukan pertemuan dengan KPU DKI Jakarta, di kantor Media Center Hidayat-Didik, Jakarta, Senin (21/5).
Dia menjelaskan, kalaupun misalnya ada masalah, karena ada perbedaan yang besar dengan e-KTP yang menurutnya sudah valid, harusnya semua pihak melakukan apa yang betul untuk diperbaiki.
"Jadi jangan sampai terburu-buru mengesahkan menjadi DPT. Karena ini ada suasana data yang perbedaannya terlalu besar," jelasnya.
Pria yang kerab Bang Didin ini menambahkan, faktanya pihak tim sukses Hidayat-Didik sendiri telah mendapatkan sekitar 600 ribu suara yang bermasalah. Temuan itu tidak bisa didiamkan dan harus dikonfirmasikan di lapangan.
"Maka dari itu, kita mendorong KPU DKI untuk kerjanya lebih giat, lebih sungguh-sungguh dan akuilah ini ada masalah. Jadi jangan sampai menutup mata," tegasnya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya