Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kuasa hukum Sanusi sebut ada kerabat Ahok di korupsi Raperda zonasi

Kuasa hukum Sanusi sebut ada kerabat Ahok di korupsi Raperda zonasi Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kuasa hukum anggota DPRD DKI Jakarta M Sanusi, Krisna Murti mengatakan ada keterlibatan kerabat Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dalam kasus korupsi pembahasan Raperda zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) dan Raperda tata ruang strategis Jakarta Utara. Kerabat Ahok yang bernama Sunny Tanuwijaya itu disebut menjadi penghubung antara dirinya dan pihak pengembang, PT Agung Podomoro Land.

"Nah, kerabat dekat DKI 1 itu yang akhirnya mengatur pertemuan Sanusi dengan Ariesman (Presdir Agung Podomoro Land). Adik ipar dia itu, Sunny," kata kuasa hukum Sanusi, Krisna Murti saat dihubungi, Selasa (5/4).

Berdasarkan BAP kliennya, kata Krisna, Sunny bertugas sebagai koordinator antara pihak eksekutif, legislatif, dan pihak pengembang, yakni Agung Podomoro Land. Dalam hubungan itu, Sunny diduga sebagai perantara untuk mengubah kewajiban pengembang.

"Saya juga kurang paham Raperda itu. Cuma saya lihat memang ada komunikasi aktif, dalam BAP-nya itu," tegas Krisna.

Sementara itu, Ahok sendiri mengaku mengenal Sunny. Dia menyebut Sunny tidak memiliki hubungan keluarga dengan dirinya. Ditambahkan Ahok, Sunny tidak beda jauh dengan anak magang dan ikut dirinya untuk menyelesaikan desertasi doktornya.

"Aku mana tahu pakai Tanuwijaya. Aku tahunya Sunny doang. Hubungan nenek moyang dari mana? Enggak ada hubungannya. Orang ngarang-ngarang. Vero (Veronica Tan, istri Ahok) orang Medan ini orang Jakarta," ujar Ahok.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP