Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BPK diminta usut Ahok terkait pembelian lahan RS Sumber Waras

BPK diminta usut Ahok terkait pembelian lahan RS Sumber Waras Demonstrasi di depan Gedung Badan Pengawasan Keuangan (BPK). ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan pemuda yang mengatasnamakan diri Komite Pembasmi Koruptor (KPK) melakukan demonstrasi di depan Gedung Badan Pengawasan Keuangan (BPK), pagi ini. Demonstrasi tersebut dilakukan berbarengan dengan kedatangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait pemeriksaan dalam perkara pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras, Jakarta Barat.

Koordinator aksi Muchlis dalam orasinya menyatakan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun anggaran 2014 yang disampaikan pada rapat paripurna DPRD DKI 6 Juli 2015 menyebutkan adanya temuan 70 kasus pengelolaan anggaran yang berindikasi adanya kerugian sebesar Rp 442 miliar.

"Pada laporan tersebut juga menyebutkan adanya kasus pengadaan tanah RS Sumber Waras yang menyebabkan kerugian senilai Rp 191 M dan juga proses tersebut bertentangan dengan pasal 13 UU No 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi Pembangunan untuk kepentingan umum," katanya di depan Gedung BPK, Jakarta, Senin (23/11).

Lewat dasar ini, dia mendesak BPK untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Ahok beserta jajarannya guna menyelidiki masalah pembelian lahan RS Sumber Waras.

"Kami juga mendesak DPRD DKI Jakarta membentuk Panitia Khusus (Pansus) LHP BPK yang berwenang untuk melakukan investigasi mendalam atas dugaan penyimpangan ini," katanya.

Demonstrasi yang dilakukan sekitar pukul 10.15 Wib itu tak menyebabkan kemacetan di ruas jalan Gatot Subroto kantor BPK RI. Sebab, demonstrasi tersebut hanya diikuti sekitar 20-25 orang. Sementara, sampai saat ini, Ahok masih menjalani pemeriksaan di dalam Gedung.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP