Korban Eksploitasi, 3 Anak Ditemukan Menangis di Kolong Jembatan Tambora
Merdeka.com - Tiga anak diduga menjadi korban eksploitasi jalanan, saat ditemukan menangis di bawah kolong jembatan Pasar Pagi, Tambora, Jakarta Barat.
"Ketiga anak kecil tersebut mengaku disuruh 'ngelem' (menghirup lem), merokok dan minum-minuman keras, mengemis dan mencuri oleh anak remaja," ujar Koordinator Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos, Jakarta Barat, Amirullah, di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (11/11).
Ia menyebutkan, mereka ditemukan oleh anggota petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Roa Malaka, saat bersih-bersih kawasan tersebut. Kemudian diamankan dan dibawa petugas Dinas Sosial ke Gedung Olah Raga (GOR) Cengkareng.
Ketiga anak kecil tersebut terdiri dua berjenis kelamin laki-laki dan satu perempuan. Amirullah belum merinci perkiraan umur ketiganya.
Amirullah mengatakan ketiga anak tersebut sebenarnya tidak mau disuruh melakukan hal tersebut, sehingga remaja itu meninggalkan mereka. Ketiga bocah tersebut kemudian menangis di bawah kolong jembatan dan diamankan ke Kelurahan Roa Malaka. Namun di sana, mereka masih saja menangis.
Ketiga bocah tersebut mengaku memiliki oran tua dan bertempat tinggal di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.Sudinsos Jakarta Barat masih menggali keterangan lebih lanjut dari mereka.
"Emang si anak ini belum tahu alamat lengkapnya, cuma dia tahu arah jalannya. Makanya nanti kita mau antar ke rumahnya," kata dia.
Hingga saat ini ketiga anak tersebut masih ditangani petugas di GOR Cengkareng.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya