Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komitmen Anies-Sandi hentikan reklamasi diragukan

Komitmen Anies-Sandi hentikan reklamasi diragukan reklamasi pulau G. ©2016 merdeka.com/video news

Merdeka.com - Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti ragu dengan kesungguhan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk menghentikan reklamasi. Dia menduga penolakan reklamasi yang selalu disampaikan Anies-Sandi hanya semacam pencitraan untuk kepentingan politiknya.

"Saya tidak terlalu yakin reklamasi Anies sungguh-sungguh. Kalau betul dia punya kemauan mengatasi reklamasi. Begitu ditantang Sofyan Djalil. Dia bahwa ke pengadilan. Ini kan tidak. Kenapa? Karena dugaan saya politic branding," kata Ray Rangkuti di Kantor Para Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (26/1).

Ray menilai itu bagian dari political branding Anies-Sandi karena sampai saat ini proyek reklamasi tetap berjalan. Dia memperkirakan sikap penolakan terhadap reklamasi akan dipertahankan. Namun eksekusinya yang tidak jelas.

"Ini akan dipelihara terus dan tidak akan diselesaikan. Karena mungkin pada faktanya sulit menyelesaikan kasus ini. Padahal ada mekanisme lain menyelesaikannya, bawa saja ke pengadilan siapa yang benar di antara keduanya," kata Ray.

Sementara, Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai, Anies dan Sandi tidak seharusnya memutuskan soal reklamasi. Alasannya, pemerintah pusat yang memiliki wewenang memutuskan nasib reklamasi. Agus mengatakan kebijakan yang dilakukan Anies-Sandi salah kaprah.

"Dasar hukumnya Perpres 1995 kemudian ada Undang-undang tentang kawasan pesisir tapi UU itu belum ada turunannya. Nah itu enggak bisa dipakai tapi muncul PP, Pergub yang tidak nyangkut," kata Agus.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP