Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Komisaris Utama PT Delta Djakarta Mengundurkan Diri

Komisaris Utama PT Delta Djakarta Mengundurkan Diri Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Komisaris Utama PT Delta Djakarta Tbk, Sarman Simanjorang mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini diambil dalam rapat karena ia mendapat tugas baru di BUMN.

"Sesuai aturan di Pemprov DKI Jakarta bahwa Komisaris BUMD tidak boleh merangkap Komisaris di BUMN maka saya harus rela melepaskan posisi saya di PT.Delta Djakarta Tbk," kata Sarman, Selasa (24/8).

Dia menuturkan, pada RUPS 2020, jabatan Sarman sebagai Komisaris Utama masih diperpanjang hingga 2023. Namun jabatan itu tidak bisa diselesaikan hingga tuntas lantaran Sarman diangkat menjadi Komisaris di PT.Pertamina Geothermal Energy, salah satu anak perusahaan PT.Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan panas bumi (geothermal) yang diolah menjadi energi listrik.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Anies Baswedan dan pak Sandiaga S Uno Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan berkarya di lingkungan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta selama 3 tahun 4 bulan," ucapnya.

Ia bercerita, selama menjalankan tugas sebagai Komisaris Utama banyak mendapat pengalaman berharga yang dia dapat, terlebih produk minuman beralkohol yang harus menjalankan berbagai aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sarman menilai, PT.Delta Djakarta memiliki kinerja yang sangat baik karena dikelola oleh tim manajemen yang sangat professional dan sangat mumpuni.

Sarman masuk ke PT.Delta Djakarta Tbk terhitung pada RUPS tanggal 25 April 2018 menggantikan bapak Michael Rolandi yang kala itu menjabat Kepala Badan Keuangan Daerah.

Setahun kemudian, imbuhnya, pada RUPS 2019 dividen yang disetor ke kas Pemda DKI naik sebesar Rp100,48 miliar, meningkat 88,3 persen dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya 2018 sebesar Rp54,6 miliar.

Tahun buku 2019, PT.Delta Djakarta mencatat laba bersih sebesar Rp317 miliar turun sebesar 8,8 persen dari tahun buku 2018.

"Sementara untuk tahun buku 2020 di tengah tekanan ekonomi kita yang sangat berat akibat pandemi Covid-19 dimana penjualan menurun sampai dengan 33,9 persen," sebutnya.

Penurunan itu dipicu anjloknya kunjungan wisata dalam negeri maupun luar negeri, restoran, kafe, dan hiburan malam yang tutup.

Namun demikian, imbuhnya, dengan berbagai inovasi dan strategi penjualan yang dilakukan kinerja PT.Delta Djakarta Tbk tetap tumbuh positif sekalipun mengalami penurunan yang cukup tajam.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP