Kolong Pluit ditertibkan, Ahok bilang 'enak aja lu duduki tanah gue'
Merdeka.com - Setelah bangunan ilegal di Kalijodo, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan penertiban. Kali ini permukiman liar di kolong tol Pluit, Jakarta Utara akan menjadi sasaran.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku telah meminta Pemerintah Kota Jakarta Utara agar permukiman di kolong tol Pluit akan dibereskan hari ini. Penertiban itu, katanya, tidak perlu ada mekanisme sosialisasi hingga surat peringatan 1 sampai 3.
"Kolong tol Pluit bakal kita beresin hari ini juga, tanpa surat peringatan. Enak aja lu duduk tanah gue pakai peringatan," kata Ahok usai memberikan sambutan dalam upacara memperingati Hari Ulang Tahun ke-97 Pemadam Kebakaran, Jakarta Utara, Selasa (1/3).
Ahok dibuat kesal karena sebenarnya permukiman liar di atas lahan negara itu sudah sebulan lalu ditertibkan. Namun, kembali dibangun dan ditempati warga pendatang.
"Itu baru dibebaskan sebulan yang lalu, peringatan itu sopan saja yang sudah lama, yang baru mah enggak usah sopan-sopan. Sejak kapan ada sosialisasi, sekarang aku enggak mau lagi ada sosialisasi," tegasnya.
Ditambahkannya, bila hari ini sudah rata dengan tanah, Pemprov DKI berencana mengalihfungsikan lahan itu menjadi ruang terbuka hijau (RTH) atau dibangun lahan parkir.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya