Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KJP bermasalah, Ahok tuding pihak Disdik & sekolah bermain

KJP bermasalah, Ahok tuding pihak Disdik & sekolah bermain Penandatangan kerjasama Pemprov DKI dengan Menteri Keuangan. ©2014 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui ada pihak yang bermain dalam program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Untuk itu, Ahok meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta (Disdik) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) dalam mengawasi program KJP.

"Memang ada masalah. Makanya kita minta bantuan ICW untuk lihat. Kita buka kan di website. Masalahnya di lapangan, mereka enggak mau tempel di sekolah. Bukan hanya itu saja. Kita (minta) juga kadisdik kerja sama dengan KPK dan ICW supaya bisa duduk bersama," ujar Ahok di Balai Kota, Selasa (1/4).

Selain itu, Ahok menegaskan program KJP juga diindikasikan adanya permainan antara orang Disdik dan sekolah. Untuk itu, data-data yang diberikan ICW akan dijadikan bahan evaluasi Pemprov DKI untuk program KJP.

"Pasti ada oknum yang main. dia ngambil. pasti terjadi. Kalau salah sasaran biar komite sekolah yang ngomong. Orang mesti laporin. Jangan kamu enggak dapet, baru ribut. kita laporan terus kok. Nanti kita terus evaluasi," kata dia.

Seperti diketahui, ICW melansir hasil risetnya dimana ditemukan potongan sebesar Rp 50.000-100.000 pada penerima program KJP. Selain itu, penerima KJP sebanyak 19,4 persen tidak tepat sasaran dan data penerima KJP masih rendah. ICW pun mengungkapkan adanya dugaan tiga parpol turut bermain dalam program KJP tersebut.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP