Kisruh DPRD Soal Interpelasi Formula E, Wagub DKI Minta Anggota Dewan Akur dan Solid
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku pihaknya tidak ikut campur mengenai pelaksanaan rapat paripurna untuk hak interpelasi Formula E yang diselenggarakan di DPRD DKI pada Selasa (28/9).
"Itu menjadi wilayah DPRD, kami tidak mencampuri, seperti apa, bagaimana, kami tidak mencampuri," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (28/9) malam.
Politikus Gerindra tersebut juga enggan berkomentar mengenai kekisruhan yang terjadi di DPRD DKI. Dia mengharapkan para anggota dewan solid dan dapat duduk bersama untuk saling bersinergi.
"Kami berharap juga teman-teman di DPRD semuanya bisa kompak, bisa solid, bisa rukun, saling melengkapi, saling membantu satu sama lain, sesama partai, fraksi bisa bersatu," jelas dia.
Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Golkar Basri Baco menyatakan tujuh fraksi penolak hak interpelasi Formula E telah melaporkan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK).
Kata dia, pelaporan tersebut terkait dugaan pelanggaran administrasi dalam penyelenggaraan rapat Badan Musyawarah (Bamus).
"Kami menduga ada pelanggaran administrasi terkait undangan bamus dan pelaksanaan paripurna yang tadi digelar sehingga secara ketentuan, maka BK lah tempat kita untuk menyampaikan," kata Baco di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/9/2021).
Dia menyatakan laporan tersebut telah diterima oleh pihak Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta. Baco menyebut pihaknya mempunyai kewajiban untuk mengingatkan pihak yang melakukan pelanggaran terkait tata tertib atau tatib yang telah ditentukan.
"Alhamdulillah sudah diterima dan sesuai tadi ketua BK sudah menyampaikan bahwa dalam waktu yang sesingkat-singkatnya akan segera diproses," jelas dia.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya