Ketua DPRD DKI: Tiket Transjakarta masih kuno
Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Ferrial Sofyan mengatakan manajemen tiket dan keuangan di Transjakarta sangat kuno dan ketinggalan zaman. Sebab sudah 10 tahun berlalu Transjakarta masih mempertahankan tiket kertas yang disobek.
"Kita sahkan Perda BUMD Transjakarta agar mereka bisa profesional, tidak lagi terkungkung birokrasi. Mereka punya uang, tapi harus izin Dishub, izin Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan lainnya," kata Ferrial di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (9/1).
Ferrial menambahkan, setiap hari, uang yang diambil dari halte-halte Transjakarta mencapai Rp 1 miliar. Lalu uang berbentuk tunai tersebut akan diambil oleh karyawan Bank DKI. Dia menilai, cara ini sangat membahayakan dan rawan kejahatan.
"Ini kan kuno banget kereta saja sudah pakai e-money, kapan kita (Transjakarta) mau pakai sistem moderen, kapan kita mau seperti di Singapura, mau naik moda transportasi apa saja, satu kartu," katanya.
Ferrial berharap pembentukan PT Transjakarta bisa mengubah manajemen dan pelayanan dengan cepat, termasuk soal tiket. "Semoga setelah menjadi PT Transjakarta bisa lebih maju dan moderen," tuturnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya