Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesan mereka begini rasanya naik MRT Jakarta

Kesan mereka begini rasanya naik MRT Jakarta Jokowi naik mrt ke stasiun lebak bulus. ©2018 Liputan6.com/Angga yuniar

Merdeka.com - Maret 2019 warga Jakarta bisa menikmati transportasi masal Mass Rapid Transit (MRT). Sebelum dinikmati masyarakat luas, Presiden Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkesempatan terlebih dahulu mencoba MRT.

Selama perjalanan mereka menikmati MRT. Berikut ini kesan-kesan mereka yang sudah merasakan naik MRT:

Gerbongnya nyaman dan tidak berisik

dan tidak berisik rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Jokowi menceritakan pengalamannya menaiki MRT pada Selasa (6/11) dari Stasiun Hotel Indonesia menuju Depo Lokomotif Lebak Bulus. Selama perjalanan, Jokowi mengaku selama perjalanan berjalan lancar. Meski MRT melaju dengan kecepatan 60 km/jam namun diakui kebisingannya tidak terasa.

"Gerbongnya nyaman dan tidak berisik. Berangkat dari Stasiun Bundaran HI, kereta ini melalui jalur bawah tanah sampai Stasiun Senayan, lalu jalur layang sampai Lebak Bulus dalam 30 menit. Insya Allah, MRT Jakarta rampung Maret 2019," kata Jokowi.

15 menit berdiri sangat stabil

berdiri sangat stabil rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Seperti Presiden Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga mencoba MRT dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia ke Depo Lebak Bulus. Dia memuji moda transportasi massal tersebut.

"Saya coba dari tadi malam. Saya pikir kualifikasinya bagus sekali. Saya 15 menit berdiri sangat stabil. Pun demikian kata Pak presiden. Beliau mengapresiasi begitu stabil dan persiapan begitu baik," kata Budi di Bundaran HI seusai menjajal MRT.

Seperti naik eskalator berjalan

eskalator berjalan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah terlebi dahulu mencoba MRT, Kamis (23/8) lalu, Anies memulai perjalannya dari depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan sampai Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Anies menceritakan pengalamannya saat naik MRT, menurut dia tidak ada goncangan selama di perjalanan.

"Terasa smooth sekali terasa seperti naik eskalator berjalan. Kalau dari sisi merasakan ridenya seperti itu, kalau sisanya iya sama penumpangnya warga Indonesia ngobrolnya Bahasa Indonesia lainnya sih sama semua," jelas Anies.

Beroperasi Maret 2019

2019 rev10Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Direktur Utama MRT, William P Sabandar menjelaskan, pengerjaan MRT Jakarta telah 97.08 persen. Saat ini, tinggal tahap penyelesaian. William mengatakan, total kereta MRT ada 96 rangkaian. Rencananya, mulai beroperasi secara komersil pada Maret 2019. Sementara itu khusus tarifnya berdasarkan survei yang dilakukan pihak internal PT MRT, kerelaan membayar masyarakat Jakarta untuk tiket bervariasi.

"Uji coba jalan akan berlangsung selama tiga bulan. Di mulai akhir Desember. Setelah itu, Maret 2019 sesuai rencana akan operasi secara komersial. (Tarifnya) Rata-rata minta per-10 kilometer Rp 8.500, paling jauh Rp 13 ribu. Sedangkan perstasiun Rp 2.500," ujar dia.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP