Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kesal kebanjiran, warga Pademangan blokir jalan

Kesal kebanjiran, warga Pademangan blokir jalan Warga Pademangan blokir jalan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Banjir akibat rob yang menggenangi permukiman di kawasan Pademangan, Jakarta Utara sudah berlangsung sepekan. Warga yang kesal karena tidak ada upaya perbaikan terhadap pompa penyedot air di Ancol, memblokir Jalan RE Martadinata.

Puluhan warga juga memblokir jalur arteri dari Tanjung Priok arah ke Ancol, Sabtu (15/6) siang. Bambu dan kayu dipalangkan di tengah jalan. Akibatnya kendaraan tidak bisa melintas.

Imbasnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi padat. Sejumlah kendaraan berputar balik. Hingga pukul 11.30 WIB, aksi blokir masih berlangsung.

"Masih ditutup warga. Sudah ada petugas polisi di sana," kata Briptu David dari TMC Polda Metro Jaya yang dihubungi merdeka.com.

Sebelumnya, akibat rumah pompa rusak yang terletak di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, sebagian jalan dan permukiman warga di kawasan itu mengalami banjir. Air menggenangi permukiman warga setinggi 20-50 sentimeter. Genangan air sudah berhari-hari belum juga surut sampai saat ini.

Menurut salah satu warga Pademangan Barat, RT 16/RW 17 No 15 B, Juariyah (42), genangan air sudah terjadi dalam empat hari ini. Jika malam hari, genangan air bisa setinggi 40 sentimeter.

"Ini sudah empat hari belakangan, tinggi juga banjirnya, kalau malam bisa naik lagi, emang biasanya air pasang pasti selalu banjir di sini," ujarnya kepada merdeka.com di lokasi, Jakarta, Selasa (11/6).

Selain itu, beberapa warga mengaku sudah mengalami penyakit akibat genangan air tersebut. Beberapa anak-anak mengalami muntaber dan demam ketika malam hari. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP