Kerja tak becus, 57 PNS DKI eselon III dan IV distafkan Ahok
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, selalu mengancam akan menstafkan pejabat eselon yang bekerja tak maksimal. Tak mau ucapannya itu hanya ancaman belaka, hari ini Ahok, sapaan Basuki, men-stafkan 57 pejabat eselon III dan IV.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Agus Suradika menjelaskan, dari jumlah itu, 16 pejabat eselon III yang distafkan terdapat di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Penataan Kota dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), masing-masing sebanyak dua orang.
Kemudian sisanya tersebar di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, serta Dinas Perhubungan dan Transportasi, masing-masing satu orang.
"Pejabat eselon III yang paling banyak didemosi, ada di Dinas Pelayanan Pajak ada sebanyak tiga orang," ungkap Agus di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/5).
Sedangkan, 41 pejabat eselon IV yang distafkan terdapat di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga, masing-masing ada sebanyak tiga orang. Kemudian Dinas Kebersihan, Dinas Komunikasi, Informasi dan Kehumasan (Diskominfomas) dan Dinas Tata Air, masing-masing sebanyak dua orang yang distafkan.
Sedangkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP), Dinas Olahraga dan Pemuda, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Perindustrian dan Energi, Satpol PP, Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kota Administrasi Jakarta Utara, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu, masing-masing ada sebanyak satu orang yang didemosi.
"Kalau Dinas Penataan Kota ada delapan pejabat IV yang distafkan, lalu kalau pemerintah kota administrasi Jakarta Timur ada sebanyak tujuh orang yang distafkan," jelas Agus.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya