Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenalan via Facebook, Suhaemah kesirep saat dilamar Zaenal

Kenalan via Facebook, Suhaemah kesirep saat dilamar Zaenal Suhaemah di Kantor polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Suhaemah (36) tidak pernah menyangka jika perkenalan singkatnya dengan Zaenal (31) melalui Facebook akan berujung tragis. Setelah berhubungan selama dua minggu di Facebook, janda beranak tiga itu menerima pinangan pria berbadan tinggi tegap itu.

Ditemui di Mapolsektro Tambora, ibu haji ini menuturkan, perkenalan pertamanya terjadi pada tanggal 17 November 2013. Waktu itu, Zaenal mengajak korban untuk menjadi teman di Facebook.

"Dia ngajak jadi teman tapi saya enggak kenal. Tapi saya terima saja," ujar Suhaemah kepada merdeka.com, Selasa (31/12).

Setelah kenal itu, lanjut dia, Zaenal makin intens berkomunikasi dengan wanita asal Pandeglang, Banten ini. Puncaknya adalah saat tersangka mengajaknya menikah.

"Saya lupa, satu atau dua minggu, dia langsung ngajak saya nikah. Ya sudah, saya terima saja," kata dia.

"Tapi waktu saya nerima lamaran dia, saya kaya orang kesirep (hipnotis)," kenang Suhaemah.

Alasan Suhaemah bersedia menerima pinangan Zaenal, karena waktu melamar, tersangka membawa kedua orangtuanya. Niat bungsu dari lima bersaudara itu yang akhirnya meluluhkan hati korban.

"Saya lihat dia keturunan baik-baik, ibunya uztadzah, yang tahu agama, bapaknya pensiunan ABRI. Saya awalnya enggak mau, tapi orangtuanya meyakinkan saya," ujarnya.

Setelah lamaran itu, pernikahan pun dilangsungkan pada 30 November 2013 di rumah orangtua korban, di Pandeglang, Banten. Namun kebahagiaan itu hanya berlangsung singkat.

"Pas tanggal 3 Desember itu, dia bawa kabur uang saya," ujar Suhaemah geram.

"Rupanya pernikahan itu hanya tipu daya tersangka saja, pelaku kemudian membawa kabur uang korban sekitar Rp 300 juta," ujar Kanit Reskrim Polsektro Tambora AKP Widharma Jaya, Senin (30/12).

Zaenal ditangkap dua minggu setelah pria berbadan tinggi putih ini kabur ke Bandung. Tersangka ditangkap di sebuah apartemen di Bandung, Jawa Barat.

"Tersangka kami tangkap setelah melakukan pencarian selama 2 Minggu," pungkas Widharma. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP