Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kawasan kumuh bikin jumlah penduduk di Jakarta terus meningkat

Kawasan kumuh bikin jumlah penduduk di Jakarta terus meningkat Penggusuran di Bukit Duri. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Setiap tahunnya, jumlah penduduk di Jakarta diperkirakan meningkat. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengklaim sudah punya solusi menekan pertambahan penduduk ibu kota.

Salah satunya dengan mengurangi kawasan kumuh. "Sehingga tidak ada orang dari luar datang lalu sewa rumah murah," kata Ahok, sapaan Basuki, di RPTRA Gebang Sari, Jakarta Timur, Kamis (20/10).

Jika kawasan kumuh di Jakarta sudah ditertibkan, maka program pembangunan rumah susun bisa berjalan lancar. "Tinggal sekarang orang berani jual-beli rumah di sungai enggak? Gak berani lagi," tegasnya.

Ditegaskannya, untuk rumah yang berada di atas tanah negara tentunya tak akan mendapatkan ganti rugi.

"Kalau sekarang jual beli di atas tanah negara gak ada ganti apapun. Kalau dulu orang beli, toh nanti beli digusur (dapat) ganti (rugi). Nah dia suka kos-kosin, sewain. Orang datang enggak ada tempat murah kecuali numpang sama keluarga saudara," tutupnya.

Diketahui jumlah penduduk DKI Jakarta terus meningkat tiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jakarta, pada tahun 2013 penduduk Jakarta mencapai 9.969.948 jiwa. Kemudian bertambah menjadi 10.075.310 pada tahun 2014 dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk mencapi 1,05 persen. ‎

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP