Kasus Dino Patti Djalal, Polda Metro Bentuk Tim Bongkar Mafia Tanah
Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya membentuk sebuah tim untuk membongkar kasus mafia tanah terkait dengan kejadian yang dialami oleh mantan Juru Bicara Presiden era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal. Sejauh ini, ada tiga laporan terkait kasus tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, tim tersebut diisi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat.
"Intinya penyidik betul-betul melakukan penyidikan untuk membuat terang perkara ini dari 3 Lp yang dilaporkan. Bahkan Kapolda Metro Jaya sudah membentuk tim yang pertama dari penyidik Ditkrimum Polda Metro Jaya, kemudian juga melibatkan tim satgas mafia tanah pusat dan BPN Pusat," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (16/2).
"Ini jadi bahan perhatian dari pak Kapolda untuk segera membentuk tim dan tim ini sudah bergerak," sebutnya.
Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk bersabar dalam membongkar kasus tersebut. Karena, saat ini pihaknya masih bekerja untuk mengungkapnya.
"Kami mohon kesabaran teman-teman media semua untuk bisa mengungkap kasus ini," pungkasnya.
Yusri menegaskan, tim yang sudah dibentuk akan membongkar mafia tanah tersebut dalam laporan pertama, kedua dan ketiga tersebut.
"Cuma perlu dipahami bahwa di dalam 3 kasus ini ada 3 klaster sebenarnya. Klaster pertama adalah korban sendiri yang merupakan pemilik dari rumah. Siapa pemiliknya? Ini adalah ibu dari saudara DPJ. Itu kasus pertama. Kemudian di klaster kedua ini yang namanya mafia tanah, ini yang akan kita bongkar sampai habis," tegasnya.
"Tim yang dibentuk oleh Pak Kapolda bersama-sama kita berkolaborasi membongkar. Karena keterkaitan 1,2,3 ini akan keterkaitan bahkan ada beberapa kasus-kasus lainnya. Nanti akan kami jelaskan kalau sudah terang benderang perkara ini," tutupnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya