Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Deborah, DPRD DKI minta izin RS Mitra Keluarga dicabut

Kasus Deborah, DPRD DKI minta izin RS Mitra Keluarga dicabut Bayi Deborah. ©2017 Merdeka.com/Facebook Birgaldo Sinaga

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan penyelidikan atas meninggalnya bayi berusia empat bulan, Tiara Deborah Simanjorang di RS Mitra Keluarga Kalideres pada Minggu (3/9) lalu. Harapannya penelantaran pasien tidak lagi terjadi di ibukota.

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Veri Yonnevil mengatakan, permintaan investigasi sudah diberikan saat kematian Deborah ramai di media sosial. Bahkan mereka tidak segan mencabut izin operasi mereka.

"Dan dalam hal ini kami mendorong agar rumah sakit tersebut diberikan sanksi dengan dicabut izin operasionalnya di DKI Jakarta. Agar memberikan efek jera terhadap seluruh rumah sakit yang beroperasi di Jakarta," katanya kepada merdeka.com, Senin (11/9).

Politisi Hanura ini mengungkapkan, sanksi tersebut laik diberikan kepada RS Mitra Keluarga. Terlebih berdasarkan penyidikan Dinas Kesehatan DKI ditemukan adanya kelalaian yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

"Justru karena itu izin operasionalnya harus dicabut. Agar kasus yang sama tidak terulang kembali. Persoalan pengguna BPJS atau tidak itu bukan urusan pihak rumah sakit. Tanggung jawab rumah sakit adalah memberikan pertolongan kepada pasien, siapapun mereka," tegasnya.

Veri menjelaskan, Komisi E akan melakukan rapat dengan Dinas Kesehatan DKI terkait dengan kasus Deborah ini. Nantinya, dalam rapat akan ditentukan bagaimana nasib RS Mitra Keluarga.

"Minggu ini Dinas Kesehatan akan memberikan laporan terkait investigasi yang sudah dilakukan. Kemudian langkah-langkah yang akan diambil terhadap rumah sakit ini," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP