Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Diminta Evaluasi PTM

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Diminta Evaluasi PTM Kegiatan PTM di SDN 07 Pondok Labu. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Ketua Fraksi NasDem di DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendorong agar Pemprov DKI mengevaluasi penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini dipicu atas peningkatan kasus aktif Covid-19 dan penularan virus Omicron yang kian meluas.

"Langkah-langkah mengantisipasi lonjakan kasus, diharapkan pemprov DKI Jakarta untuk mengevaluasi PTM," katanya di Jakarta, Selasa (18/1).

Dia berpendapat, harapan agar PTM dievaluasi Pemprov DKI lantaran berdasarkan data terakhir, kasus aktif positif Covid-19 di Jakarta pada laporan pada Senin 17 Januari 2022, sebanyak 3.855 kasus.

Dari jumlah tersebut, 3.042 orang tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, atau isolasi mandiri di rumah. Sementara 813 orang menjalani perawatan di rumah sakit.

Wibi menyoroti, dalam 24 jam terakhir kasus penularan virus di Jakarta menjadi yang tertinggi, setelah catatan terakhir menembus 700 kasus pada 25 Agustus 2021 yang bertambah 789 orang positif dalam sehari.

Angka tersebut merupakan penambahan kasus harian tertinggi jika dibandingkan dengan peningkatan Covid-19 tidak pernah melewati 100 kasus per hari.

"Kenaikan yang cukup cepat ini diprediksi karena merebaknya varian Omicron yang memiliki daya tular lebih cepat," terangnya.

Dari catatan kasus tersebut, Wibi mengingatkan Pemprov DKI dan pemerintah pusat segera mengambil tindakan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid yang semakin tinggi.

"Jangan sampai ke depan kasus Covid tidak terkendali," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP