Kampung Berlan dekat asrama TNI, Kasad yakin anggota tak jadi beking
Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono ikut angkat bicara terkait penggerebekan bandar narkoba di Kampung Berlan yang berujung pengeroyokan hingga tewasnya satu anggota polisi dan informan polisi. Meski Kampung Berlan berdekatan dengan asrama TNI, tidak ada anggotanya yang jadi beking pengedar narkoba di daerah tersebut.
"Ya kita selidiki. Bukannya kita membeking, kebetulan kejadiannya berdekatan dengan asrama gitu. Jadi bukan membeking, kita sendiri memberantas kok," kata Jenderal TNI Mulyono di Mabes AD, Jakarta, Jumat (22/1).
Namun, dia berjanji menindak tegas jika anggota TNI AD terbukti terlibat dalam peredaran narkoba atau pemukulan polisi saat penggerebekan di Kampung Berlan. Mantan Pangkostrad ini juga tak akan memberi ampun pada anggotanya yang terlibat narkoba.
"Kita akan dalami. Mudah-mudahan tidak ada. Kalau ada ya tidak ada ampun. TNI punya komitmen walaupun terjadi di dalam asrama akan kita tindak," ujar dia.
Terpisah, Dir Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto mengungkapkan pihaknya perlu melakukan penyelidikan untuk mencari tahu kemungkinan keterlibatan TNI AD dalam peredaran narkoba di Berlan. Apabila TNI terlibat dalam peredaran narkoba di Kampung Berlan, maka aparat Kepolisian akan berkoordinasi dengan Denpom TNI.
"Kalau beking itu, kita perlu penyidikan ya. Kalau misalnya ada, berarti kita harus koordinasi dengan POM TNI," kata Eko di Polda Metro Jaya, Jumat (22/1).
"Tapi yang jelas, manakala nanti ditemukan beking, ada keterlibatan TNI, kita akan koordinasi dengan TNI untuk penanganan selanjutnya," tambahnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya