Jokowi terus tagih pengembang agar bangun rusun di Marunda
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mendesak pengembang agar segera memenuhi kewajibannya membangun rumah susun yang telah disiapkan lahannya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Lahan yang disediakan oleh Pemprov DKI terletak di wilayah Jakarta Utara.
"Kita sudah nyiapin lahannya, tinggal mereka siap enggak membangun?" ujar Jokowi ke di Balai Kota Jakarta, Rabu (21/8) sore.
Jokowi mengatakan, lahan yang telah direncanakan untuk rusun itu terletak di Muara Baru dan Marunda, Jakarta Utara serta Daan Mogot, Jakarta Barat. Saat ini, ia menunggu pengembang properti yang ingin memenuhi kewajiban membangun rusun.
Mantan wali kota Solo itu akan terus mendesak sampai pengembang membangun rusun. "Pokoknya terus kita minta. Kalau sudah siap bangun, bangun, bangun, tinggal teken," tegasnya.
Sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1981, setiap pengembang properti wajib membangun fasos-fasum sebesar 40 persen dari luas lahan yang dibangun oleh pengembang tersebut. Kewajiban itu dikuatkan dengan Surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 540 Tahun 1990, yang menyebutkan bahwa penguasaan lahan di atas 5.000 meter persegi dikenakan kewajiban 20 persen dari total lahannya untuk dipakai membangun rumah susun.
Pada Juni lalu Dinas Tata Ruang DKI mencatat ada sejumlah pengembang besar yang belum memenuhi kewajibannya, antara lain Agung Sedayu Group terkait lokasi di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara; Agung Podomoro Group; dan Summarecon Agung. Namun, para pengembang itu membantah validitas data tersebut. Ada yang mengatakan sudah menyelesaikan kewajibannya melalui pembangunan fasos dan fasum, malah ada juga yang mengaku tidak mengerti bahwa pihaknya berutang kepada Pemprov DKI. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya