Jokowi: Saya tidak mau diatur-atur Bank Dunia

Reporter : Agib Tanjung | Kamis, 28 Maret 2013 15:45




Jokowi: Saya tidak mau diatur-atur Bank Dunia
Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tidak mau ambil pusing jika Pemprov DKI pada akhirnya tidak mendapat bantuan dari Bank Dunia dalam mengembangkan proyek Emergency Dredging Initiative (JEDI). Jokowi menegaskan, dalam proyek normalisasi kali tetap akan dilanjutkan yaitu dengan menggunakan APBD.

''Kalau emang masih rumit, kita bisa pakai APBD. Saya enggak mau diatur-atur terlalu banyak kayak gitu, mau pinjem saja kok rumit begitu,'' jelas Jokowi usai menyerahkan laporan keuangan di Gedung BPK, Jakarta 28 Maret 2013.

Bank Dunia rencananya akan meminjamkan Rp 1,2 triliun. Namu karena prosedur peminjamannya dipersulit, Jokowi enggan menuruti keinginan Bank Dunia tersebut.

Menurut Jokowi, angka Rp 1,2 triliun sangat kecil. Jokowi yakin proyek normalisasi tetap bisa berjalan tanpa pinjaman dari Bank Dunia. Apalagi DKI masih mempunyai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) lebih dari Rp 10 triliun.

''Beda masalah kalau DKI enggak punya duit, wong kita aja punya kok,'' tegas Jokowi.

Senada dengan Jokowi, kemarin Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga tidak sepakat. Menurut Ahok, pinjaman Bank Dunia dengan rentan waktu lima tahun dinilai cukup lama. Padahal, proyek-proyek JEDI bisa dikerjakan dalam waktu dua tahun.

"Perkembangannya tuh gini mereka bikin 2012-2017, makanya saya bilang Bank Dunia kok kasih waktu sampai lima tahun, kan ada bunga. Menurut saya pekerjaan garuk sungai dan segala macam dua tahun udah kelamaan," ujar Ahok.

Meski menolak dana pinjaman dari Bank Dunia, Ahok yakin program pengerukan kali akan tetap berjalan. "Kerjain sendiri terus CSR lagi," tandasnya.

JEDI adalah proyek Bank Dunia yang bertugas untuk membenahi sistem drainase di Jakarta. Proyek JEDI ini sebelumnya digagas oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sejak tahun 2008.

Ada beberapa sungai yang rencananya masuk proyek JEDI, antara lain; Cengkareng drain, Kali Sunter Yos Sudarso, Kali Sunter dari Perintis sampai Ngurah Rai, Kali Tanjungan, Kali Cideng yang berada di Thamrin hingga Jalan Wahid Hasyim, Kali Angke yang berada di Pesing.

[has]

KUMPULAN BERITA
# Jokowi Ahok

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Diet pelangi bantu cerahkan kulit
  • Kapolri duga AKBP Idha terkait jaringan narkoba WN Filipina
  • Ini alasan Ratu Kecantikan Myanmar dicopot gelarnya
  • 4 Hal yang dapat memicu perpisahan
  • Jokowi bahas opsi 34 kementerian di kabinet dengan Tim Transisi
  • Ini syarat tim transisi Jokowi jika pesawat kepresidenan dijual
  • Jadi pengantin baru, Adam Levine langsung beli rumah
  • Wah, Microsoft tak sengaja bocorkan kedatangan Windows 9
  • Kasus video porno, mantan Wabup Bogor dijebloskan ke sel
  • Vinovia, Pompeii dari utara yang terancam hilang
  • SHOW MORE