Jokowi paparkan keberhasilannya pimpin DKI
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah melakukan perbaikan sistem manajemen yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa kini tengah membangun sistem online.
"Dimulai satu tahun yang lalu. Kita sudah melakukan perbaikan sistem. Dan sedang membangun sistem, dimulai dengan pajak online, untuk restoran, hotel, hiburan, parkir," jelasnya saat pidato usai menandatangani Komitmen dan Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (4/3).
Selain pajak, Pemprov DKI Jakarta juga akan menerapkan sistem online dalam proses pengadaan barang dan jasa. Caranya dengan membangun sistem e-budgeting, e-purchasing dan e-catalog. Semua akan terkoneksikan dengan Badan Pengawas Keuangan (BPK).
"Semuanya sudah online semua yang belum akan terus kita lakukan. Ini salah satu perbaikan sistem yang kita lakukan. Lelang jabatan ini juga salah satu kita perbaiki. Lelang jabatan untuk lurah camat, kepala sekolah dan kepala puskesmas," terang Jokowi.
Jokowi juga menyampaikan tantangan terberatnya adalah mengendalikan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang melonjak sebanyak Rp 31 triliun, atau senilai Rp 72 triliun. Oleh karena itu ia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pengawasan.
"Saya tadi sempat bisik-bisik ke Abraham Samad mohon dibantu pengawasan, pengendalian, preventif," tutupnya.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya