Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi lelang 44 mobil dinas tak produktif

Jokowi lelang 44 mobil dinas tak produktif Jokowi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melelang 44 mobil dinas bekas milik camat. Alasannya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tidak suka melihat barang yang mangkrak di gudang.

"Kan saya sudah sampaikan dulu, kendaraan-kendaraan kita yang tidak produktif lebih baik di lelang. kita semua maunya produktif. Kita lihat di gudang kita, berapa ratus mobil yang tidak produktif? Biarkan saja, enggak mau saya ada barang tidak produktif," ungkap Jokowi di Balai Kota Jakarta, Rabu (10/4).

Jokowi mengaku jika barang tersebut di lelang, maka akan mengurangi pembiayaan. Dalam hal ini, biaya untuk pemeliharaan kendaraan bermotor.

"Ya itu kalau kita lepas berarti ongkos pemeliharaan akan lepas, sudah lama kan banyak pengeluaran," tandasnya.

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI menyatakan akan melakukan lelang 44 mobil dinas milik camat yang tidak layak pakai. Lelang tersebut dilakukan setelah melelang truk sampah dan bus antar jemput pegawai pada bulan ini.

Pelelangan karena faktor usia operasional kendaraan selama 10 tahun. Sehingga, kendaraan dinas tersebut dinilai tak lagi layak dipergunakan, karena memerlukan biaya perawatan yang lebih mahal.

"Mobil camat itu dilelang karena masa operasionalnya sudah habis, akibat sudah lewat 10 tahun. Kita lakukan secepatnya, begitu siap, akan kita tarik, dan diumumkan bekerja sama dengan balai lelang," ujar BPKD Endang Widjajanti di Balai Kota, Jakarta.

Seluruh kendaraan tersebut akan dilelang di balai lelang negara, dan terbuka untuk umum. Namun, terlebih dahulu BPKD akan membuka lelang pertama untuk kendaraan operasional lapangan, berupa 151 truk milik Dinas Kebersihan yang akan diumumkan mulai 11 April 2013. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP