Jokowi dan Wapres sidak SMA 26, pedagang makanan diusir
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Presiden Boediono kini menyambangi SMA Negeri 26 Tebet, Jakarta Selatan. Tujuan kedatangan mereka masih sama, untuk melakukan sidak mengenai penerapan kurikulum 2013.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi mengatakan sidak dilakukan untuk menentukan sekolah panutan. Pasalnya kurikulum ini baru akan dilaksanakan tahun ini.
"Iya ini keinginan dari Pak Wakil Presiden," jelasnya di SMA 26 Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/1).
Dalam kesempatan ini rombongan langsung diterima Ibu Hajar Lestari selaku Kepala Sekolah SMA 26. Mereka langsung masuk menuju ruang kepala sekolah.
Para penjual jajanan seperti bubur kacang, somai dan lainnya yang biasa mangkal di dekat SMA 26 pun terpaksa menyingkir. Gerobak dagangan mereka diminta menjauh dari lokasi lantaran sidak Jokowi dan Wapres Boediono ini.
"Disuruh masuk ke gang dulu sampai pejabatnya datang. Di suruh polisi sama Satpol PP," ujar penjual bubur.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) mengunjungi rumah dinas Wakil Presiden Boediono . Lalu mereka berdua menuju SMP Negeri 8 Jakarta Pusat.
Berdasarkan informasi yang didapatkan merdeka.com di lokasi, kemungkinan keduanya sedang meninjau kurikulum 2013. Dalam kesempatan ini nampak juga terlihat Kuntoro Mangku Subroto selaku unit kerja presiden bidang pengawasan, pengendalian dan pembangunan (UKP4).
"Ada pak kuntoro, juga di dalam. Kabarnya mereka sedang sidak kurikulum 2013," kata salah seorang guru, Kamis (23/1).
Budiono dan Jokowi sama-sama menggunakan kemeja putih langsung masuk menuju Ruang Tata Usaha. Di sana mereka disambut oleh Bambang selaku kepala sekolah SMP Negeri 8.
Dengan pengawalan ketat, mereka berbicara di ruang kepala sekolah yang berada di sebelah Ruang Tata Usaha.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya