Jokowi: Banjir bukan hanya salah Jakarta
Merdeka.com - Banjir yang terjadi di Jakarta tidak hanya disebabkan persoalan yang terjadi di hulu saja yang belum teratasi, melainkan menyangkut juga bagian hilir. Hulu merupakan daerah dan kawasan Bogor di luar Jakarta sedangkan hilir adalah Ibu Kota sendiri.
"Tapi sekali lagi ini menyangkut hulu sampai hilir. Kita berada di posisi yang di hilir, di hulu ini juga management penanggulangan juga harus ada siapa yang harus memulai, apa yang harus dimulai, apa yang harus dikerjakan harus ada," ujar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Senin (21/1).
Jokowi menegaskan, penyebab banjir dengan dampak wilayah yang luas tidak hanya Jakarta sebagai penyebab utamanya. Melainkan wilayah di luar Jakarta seperti Bogor juga harus diatasi dan segera dimulai.
Akan tetapi, Jokowi mengaku tidak sampai pada tahap pengambilan kebijakan terhadap wilayah Bogor yang rusak dan harus segera dibenahi.
"Tidak pada posisi saya sebagai Gubernur DKI. Oleh sebab itu ini masalah komunikasi-komunikasi. komunikasi inilah yang ingin saya sampaikan, ini adalah masalah hulu dan hilir, perlu ke vertikal ke samping kanan ke kiri," jelas Jokowi.
"Di Jakarta kan dari dulu, sejak 1932 banjir dan muncul tahun 78 muncul kanal banjir barat kan sudah panjang sekali tidak ada progres yang kelihatan sekarang tidak harus cepet kalau kalau kalau mau banjir ini cepat diatasi," lanjutnya dengan suara meninggi.
Mantan Wali Kota Solo ini meminta dukungan politik untuk mengatasi banjir pada tiga lembaga perwakilan rakyat. Di antaranya MPR, DPR dan DPD RI.
"Paling tidak tadi kami sudah ketok pintu," tandasnya.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya