Jokowi akan suntik dana Rp 250 M ke PT Jakpro
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan suntikan dana kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) senilai Rp 250 miliar. Pasalnya, Jakpro diminta membeli lahan sebanyak-banyaknya untuk membangun kewajiban pengembang berupa Rumah Susun (Rusun) atau Ruang Terbuka Hijau (RTH).
"Untuk beli lahan sebanyak-banyaknya di DKI, untuk bank tanah, untuk rusun," ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/6).
Berdasarkan Rancangan APBD-P Tahun 2013, anggaran belanja yang tersedia untuk perubahan APBD senilai Rp 1,99 Triliun. Anggaran belanja terdiri dari Kenaikan Pendapatan Rp 1,17 miliar, selisih SILPA 2012 pada APBD Tahun 2013 dengan PP 2013, Penetapan Rp 8,33 T (PPD 9,46 T) senilai Rp 1,19 Triliun. Kemudian Pembayaran utang pihak ketiga Rp 146,09 Miliar.
Kemudian untuk pos Rencana penambahan alokasi belanja APBD Tahun 2013 sampai 12 juni 2013 senilai Rp 2,49 Triliun. Anggaran tersebut terdiri dari :
1. Belanja pemenuhan kebijakan pemerintah Rp 351, 62 miliar
2. Belanja yang harus dipenuhi sesuai anggaran penetapan Rp 807,45 miliar
3. Kegiatan yang perlu ditambah/atau kegiatan baru (arahan gubernur/wakil) Rp 918, 41 miliar.
4. Kegiatan prioritas SKPD yang perlu ditambah/kegiatan baru Rp 413,41 miliar.
Namun, dalam dua pos anggaran tersebut terdapat catatan sebagai berikut :
-Masih perlu dicarikan sumber anggaran sebesar Rp 15,65 miliar.
-Perlu dialokasikan PMP untuk PT Jakpro Rp 250 miliar dan PT Sarana Jaya Rp 134 miliar. (perlu dicarikan sumber anggarannya). (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya