Jakpro Buka Tender Pengaspalan Sirkuit Formula E Rp50 Miliar
Merdeka.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) telah memulai proses lelang untuk pembangunan lintasan balap Formula E. Mengutip dari situs eproc Jakpro, nilai harga perkiraan sendiri (HPS) proyek sekitar Rp50,1 miliar.
"Nama pekerjaan jasa rancang bangun proyek pembangunan lintasan balap Formula E. Nilai HPS Rp50.157.633.916," demikian informasi yang dikutip merdeka.com pada Kamis (6/1).
Berdasarkan jadwal kualifikasi, bagi kontraktor yang hendak mengikuti lelang dapat mendaftar pada 5-6 Januari. Kemudian, pengambilan dokumen pada 6-7 Januari. Sementara jadwal aanwijzing (penjelasan teknis) dilaksanakan pada 10 Januari pukul 9 pagi.
Managing Director Formula E, Gunung Kartiko mengatakan, lelang pekerjaan ini tidak hanya untuk pembangunan aspal.
"Rencana akan dibuka minggu ini, dan bukan hanya tender pengaspalan saja tapi tender kontraktor pelaksana pembangunan sirkuit," katanya saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (3/1).
Disinggung mengenai spesifikasi detil pembangunan Formula E, Gunung menolak untuk menyampaikan.
"Nanti bisa dilihat di dokumen tender," ujar singkatnya.
Ia optimis pembangunan rampung dalam kurun 3 bulan, terhitung sejak tender terhadap kontraktor dilakukan.
"Jadi yang tadi saya bilang, 3 bulan itu adalah dari sejak kita penunjukan kontraktor sampai ini selesai itu ditargetkan 3 bulan. Kontraktor itu akan kita tenderkan mulai Januari besok," ucap Gunung saat meninjau lokasi Formula E, di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (29/12).
Jakpro, kata Gunung, telah memasang standar khusus terhadap aspal yang akan digunakan sebagai lintasan. Variabel yang menjadi standar adalah ketebalan aspal, kemiringan aspal, batu untuk material aspal, tipe batu yang akan digunakan sebagai bahan baku aspal.
Standar tersebut wajib dipenuhi kontraktor jika ingin memenangkan tender proyek balap mobil listrik tersebut.
Dia menjelaskan, aspal yang akan digunakan nanti merupakan aspal siap pakai. Sebelum aspal tersebut dipasang, pihak Federation International Automobile (FIA) akan datang ke Indonesia untuk melakukan homoglasi.
Homoglasi adalah proses agar sirkuit dapat lisensi untuk menggelar balapan. Penilaian yang dijalankan dalam proses homologasi antara lain kualias aspal, area run-off, pagar pembatas, pit building, hingga fasilitas kesehatan.
"Prosesnya begini, setelah itu selesai maka FIA itu akan datang untuk homologasi, sebelum homologasi dia akan datang lagi nanti bulan Januari atau Februari, pas lagi konstruksi dia akan datang lagi," ungkapnya.
Kesiapan tidak hanya pengaspalan, Gunung menyebutkan, alat-alat pendukung sedianya telah dibeli PT Jakpro sejak 2019-2020.
"Trek ini kan ada aspal ada pendukungnya. Nah fasilitas pendukung seperti misalnya barrier fence kemudian nanti ada Ad Pro atau keselamatan itu sudah ada semua. Tinggal dikirim ke sini, ada sebagian yang ada di Cikarang itu sudah ready semua terus ada beberapa dari China juga akan segera kira impor," ungkapnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya