Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jakarta Utara makin gersang, ribuan pohon ditanam agar kembali hijau

Jakarta Utara makin gersang, ribuan pohon ditanam agar kembali hijau Menanam pohon. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah proyek dan pembangunan di Jakarta, membuat banyak pepohonan dikorbankan. Akibatnya, Jakarta kini menjadi gersang.

Untuk menghijaukan Jakarta kembali, ribuan pohon akan ditanam kembali di jalur hijau di Jakarta Utara. Penanaman pohon itu sudah dimulai sejak Januari lalu.

"Penanaman tersebut kami lakukan secara bertahap, guna mengantisipasi kekeringan di Jakarta Utara. Apalagi ini kita masuk musim kemarau," kata Kasudin Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Utara, Agustin Pudjiastuti, Kamis (3/9).

Pudji menjelaskan, jenis pohon yang ditanam antara lain pohon mahoni, sawo kecil, tabe buya, trembesi, glodogan, tanjung, saputangan dan sepatu dea. "Beberapa jenis tanaman ini yang kami gunakan, namun kami lebih banyak menggunakan pohon mahoni. Sebab, mahoni tahan dengan tanah yang tandus atau gersang," paparnya.

Untuk pohon mahoni, penanamannya akan difokuskan di Rusun Muara Baru sebanyak 500 pohon, Kawasan Taman Rawa Badak Utara sebanyak 50 Pohon, Kawasan Kanal Banjir Timur sebanyak 670 pohon, Jalan Pluit Barat sebanyak 150 pohon, Jalan Lodan, Pademangan, Jakarta Utara, sebanyak 60 pohon, Jalan Bawah Tol Kali Karang, sebanyak 425 pohon, Kawasan Taman BMW, Tanjung Priok, sebanyak 425 pohon, Kawasan Taman Printis sebanyak 375 pohon, Jalan Ancol sisi Kali Ancol sebanyak 50 pohon, Jalan Pluit Permai, sebanyak 50 pohon, Jalan Bugis, sebanyak 30 pohon, Jalan Sungai Bambu sebanyak 100 pohon

"Dan nanti kita juga ada tambahan 710 pohon pelindung lagi. Intinya semua penanaman akan terus dilakukan agar jalur hijau di wilayah Jakarta Utara ini tidak terlihat gersang. Semoga program kita ini berjalan sesuai tujuan," tutupnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP