Jakarta perbanyak halte feeder, modelnya seperti di Singapura
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengklaim bakar memperbanyak bangun halte-halte bus feeder Transjakarta pada 2016. Pembangunan halte baru ini, diklaimnya mengadopsi model halte di Singapura.
"Kita mau bangun habis. Kita lagi mau lelang mau bikin kayak di Singapura, jadi model haltenya itu transparan belakang terus ada petunjuk jamnya datang tapi yang lebih simpel. Nah ini mau kita bangun semua," kata Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (23/12).
Pria yang akrab disapa Ahok ini menyebut pembangunan itu telah sampai tahap lelang.
"Mungkin sekali lelang di 1.000-2.000 lokasi kepada perusahaan iklan. Jadi perusahaan iklan bikin konsorsium, sebenarnya kita sudah lelang tapi gagal lelang jadi kita ulang lagi," tandasnya.
Dengan adanya halte ini, Ahok menegaskan para penumpang tidak bisa naik-turun bus dengan sembarangan, karena sudah disediakan tempat khusus untuk mengangkut penumpang.
"Enggak bisa naik turun sembarangan lagi penumpangnya. Kan kamu enggak mungkin naik turun sembarangan kan. Karena kan kamu tergantung saya, kamu kalau naik bus sembarangan saya coret kamu (perusahaan)," ujar mantan politisi Gerindra ini.
Tak hanya itu, dia juga bakal menindak tegas sopir-sopir bus yang nekat menaikturunkan penumpang sembarangan.
"Karena kan kamu tergantung saya, kamu kalo naik bus sembarangan saya coret kamu," tegas orang nomor satu DKI Jakarta.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya