Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jakarta banjir, Kemensos aktifkan 81 Kampung Siaga Bencana

Jakarta banjir, Kemensos aktifkan 81 Kampung Siaga Bencana Banjir di Cililitan. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Menteri Sosial Idrus Marham mengungkapkan pihaknya melakukan gerak cepat sebagai upaya tanggap darurat menghadapi bencana untuk menanggulangi banjir yang menerjang Jakarta sejak Senin (5/2) lalu.

"Sebagai tahap awal, Kemensos mengaktifkan 81 Kampung Siaga Bencana (KSB), 15 KSB di wilayah Jakarta Timur diantaranya sudah melakukan evakuasi dan mendirikan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) yang dikelola oleh Taruna Siaga Bencana (TAGANA) bersama Dinas Sosial DKI Jakarta," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/2).

Dia mencontohkan KSB di Kelurahan Pejaten Timur Kecamatan Pasar Minggu, dan Kelurahan Pengadegan Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan sejak Senin telah mengelola dapur umum dibantu oleh TAGANA. Secara mandiri, warga melakukan evakuasi dan berkumpul di beberapa rumah warga yang tidak terendam banjir. Bantuan logistik juga sudah mulai disalurkan Senin malam.

Idrus mengatakan, berdasarkan Undang Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Kementerian Sosial berada dalam Klaster Pengungsian dan Perlindungan. Salah satu tugasnya adalah memastikan tenda pengungsian dan dapur umum telah didirikan dan siap melayani warga.

"Keberadaan KSB di lokasi rawan bencana dimana TAGANA sebagai fasilitator dan warga sebagai relawan terlatih sangat penting dan terbukti mampu melakukan antisipasi dan ketahanan masyarakat saat terjadi bencana," tutur Mensos.

Hingga Senin malam, total jumlah warga terdampak banjir Jakarta sebanyak 4.305 jiwa, 1129 Kepala Keluarga. Total jumlah pengungsi sebanyak 3.100 jiwa 831 KK.

Jakarta Timur, banjir terjadi di Kecamatan Kramat Jati tepatnya di Kelurahan Cawang, Cililitan, Kampung Melayu, Bidara Cina, Cipinang Melayu, Balaikambang. Di Kecamatan Jatinegara banjir menggenangi rumah warga di Kelurahan Cipinang Muara dan Bidara Cina. Ketinggian air rata-rata mencapai 20--200cm. Total jumlah pengungsi hingga Senin malam sebanyak 2421 jiwa 626 Kepala Keluarga.

Di Cililitan, tenda dan dapur umum sudah didirikan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Cililitan. Bantuan logistik mulai disalurkan sejak Senin malam. Sementara di Kelurahan Cawang, sebanyak dua tenda pengungsian juga didirikan di Halaman Rumah Sakit Budi Asih dan Gang Arus untuk menampung pengungsi dari Kelurahan Cawang. Demikian halnya dapur umum juga didirikan di Kantor Suku Dinas Sosial Jakarta Timur dan di Cipinang Melayu, satu tenda juga sudah didirikan di Universitas Borobudur.

Di Jakarta Selatan banjir hingga ketinggian 175cm menerjang sejumlah kecamatan yakni Kelurahan Kebon Baru Kcamatan Tebet, Pejaten Timur Kecamatan Pasar Minggu, Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan, Petogoggan Kebayoran Baru, Lenteng Agung dan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa, Rawajati Kecamatan Pancoran, Pondok Labu Kecamatan Cilandak. Jumlah total pengungsi sebanyak 679 jiwa 205 KK.

Di Jakarta Barat genangan air setinggi 10--15 cm terjadi di Kelurahan Duri Kosambi Kecamatan Cengkareng dan Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP