Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok hibahkan Rp 30 M ke Kostrad untuk jaga keamanan ibu kota

Ahok hibahkan Rp 30 M ke Kostrad untuk jaga keamanan ibu kota Ahok berikan dana hibah Rp 30 miliar kepada Kostrad. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pemprov DKI menghibahkan dana sekitar Rp 30 miliar kepada Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), yang dialokasikan untuk membeli perangkat operasional mereka seperti mobil, motor, dan bus.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menegaskan, walaupun pihaknya memberikan hibah berupa sejumlah dana, namun pihak Kostrad nantinya harus mempertanggungjawabkan penggunaan dana tersebut dengan menunjukkan surat-surat pembelian seluruh kendaraan tersebut.

"Kita kasih uang, barangnya beliau yang beli. Jadi kan mesti tanggung jawab, biasanya itu bantuan-bantuan dana atau hibah harus ada pertanggungjawabannya, dikasih lihat bentuk fisiknya, barangnya juga dikasih lihat, lalu belinya berapa," ujar Ahok di Makostrad, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (24/7).

Ahok mengakui jika anggaran ini berasal dari APBD DKI 2015, sebagai program kelanjutan dari hibah-hibah yang diberikan Pemprov DKI Jakarta setiap tahun, kepada ketiga matra TNI yang ada, yaitu AD, AL, dan AU.

Ahok menganggap hal ini penting, untuk menunjang kinerja anggota TNI, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah DKI Jakarta, "Jadi kalau Ibu Kota ada apa-apa, mereka bisa gerak cepat. Kostrad kan memang untuk pengamanan Ibu Kota sebetulnya, cadangan kan," ujar Ahok.

Di sana, Ahok sudah melihat langsung barang-barang yang dibeli oleh pihak Kostrad, antara lain sejumlah mobil operasional dan peralatan menembak atau senjata.

Bahkan, Ahok yang didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budihartono, sempat sama-sama mencoba beberapa senjata itu di arena tembak pada salah satu gedung Makostrad.

Turut hadir menemani kunjungan Ahok tersebut, Panglima Kostrad Letjen Mulyono mengatakan, hibah yang diberikan pihak Pemprov ini cukup untuk menjaga stabilitas keamanan di ibu kota. Bahkan, Mulyono juga sempat menyebutkan, barang apa saja yang dibeli pihaknya dari dana hibah Pemprov DKI tersebut.

"Kita wujudkan dana tersebut menjadi truk angkut personel, kemudian ada juga sepeda motor, bus angkut personel. Juga ada peralatan huru-hara jumlahnya sekitar satu batalyon, 900 set. Kalau kendaraannya, truk ada 4 unit dan bus 5 unit, yang lainnya 50 unit motor untuk gerak cepat," ujar Mulyono.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP