Jadi gubernur, Ahok punya trik baru bicara lebih santun
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sering mendapatkan kritik akan ucapan kasarnya. Namun kini dirinya telah memiliki cara khusus agar pihak-pihak yang dikomentarinya tidak tersinggung.
Dalam acara Pemberian Bonus Atlet DKI Jakarta Berprestasi dan Pengukuhan Atlet PON Remaja di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/11), Ahok menunjukkan bahwa dirinya dapat berlaku sopan. Sebab dia sering mendapatkan protes dari kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Karena sering menuduh anggota dewan sebagai broker atau bermain duit.
"Pengurus cabor (cabang olahraga) harus orang-orang yang punya hati. Jangan ada pengurus cabor yang main duit apalagi sama oknum DPRD, itu lebih celaka lagi," katanya di hadapan para atlet DKI Jakarta dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.
Namun ketika melihat ada Prasetyo yang hadir dalam acara tersebut, segera Ahok menambahkan kata 'misalnya'. Tujuannya agar membuat Prasetyo dan seluruh atlet serta tamu undangan lainnya tertawa.
"Ini kan ada kata oknum dan misalnya. Saya sudah pelajari kalimatnya. Karena DPRD kerap kali tersinggung kalau saya bilang begitu. Mereka bilang, jangan semuanya dong bos. Kan nggak semuanya anggota dewan seperti itu," ujarnya.
Karena itu, mantan Bupati Belitung Timur ini mencari cara yang lebih santun dan sopan bila ingin berbicara dalam publik. Akhirnya dia menemukan tiga kata yang dapat menangkis tuduhan gaya bicaranya yang dinilai kasar.
"Makanya saya bilang oknum DPRD dan misalnya. Dan kalau masih kurang puas, saya bilang ini bukan DPRD DKI, saya bicara dengan Ketua Umum KONI Pusat, mungkin DPRD daerah lain. Nah jadi tiga hal ini bisa menangkis tuduhan itu. Bisa membuat saya lebih sopan dan santun dalam berbicara. Karena saya mau lebih sopan dan santun," ungkap Ahok.
Mendengar penjelasan tersebut, Prasetyo yang hadir dengan kemeja batik coklat tersebut tertawa sambil mengacungkan jempol kanannya.
Seusai acara tersebut, Prasetyo menilai Ahok sudah mulai memperbaiki teknik komunikasi politiknya. Hal ini menjadi sesuatu yang baik untuk menjalin komunikasi politik dengan anggota dewan lainnya.
"Saya suka sekali tadi. Ternyata Pak Gubernur sudah tahu kekurangannya dan mencoba untuk merubah menjadi lebih baik," ujarnya sambil tertawa.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya