Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Internal Jakarta Monorail tak kompak soal iklan di tiang pancang

Internal Jakarta Monorail tak kompak soal iklan di tiang pancang Tiang Monorail. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Presiden Direktur PT Jakarta Monorail John Aryananda membantah pengelolaan tiang-tiang pancang monorail yang mangkrak merupakan tanggung jawab PT Jakarta Monorail. Bahkan, John mengaku pengelolaan iklan di tiang pancang juga bukan tanggung jawab PT JM.

"Oh pasti tidak. Bukan kami yang mengelola iklan itu," ujar John saat dihubungi, Selasa (04/02).

John mengakui tiang-tiang tersebut masih dalam sengketa dengan PT Adhi Karya. Untuk itu, PT JM tidak mungkin menggunakan aset perusahaan lain.

"Kami tidak secara resmi memiliki izin mengelola iklan di tiang-tiang itu. Kita masih di tengah negosiasi dengan PT Adhi Karya mengenai pilar-pilar tersebut," kata dia.

Sementara itu, Direktur PT JM Sukmawati Syukur membantah pernyataan John tersebut. Menurut Sukmawati, direksi PT JM saat ini tidak mengetahui masalah iklan tersebut.

"Jadi Ortus selaku investor sekarang, tidak mengetahui masalah ini. Saya juga bingung kenapa kita ini sering disudutkan," kata Sukmawati.

Tiang-tiang monorail itu dibangun oleh PT Adhi Karya saat masih menjadi bagian konsorsium PT JM. Setelah PT Adhi Karya keluar dari konsorsium, PT JM melanjutkan pengerjaan proyek yang sempat mangkrak tersebut.

PT Adhi Karya meminta PT JM membayar biaya pembangunan tiang monorail sekitar Rp 193 miliar. Sementara itu, PT JM yakin bahwa harga tiang itu senilai Rp 130 miliar. Sampai saat ini, belum ada titik temu tentang harga tiang yang harus dibayarkan PT JM kepada PT Adhi Karya. Kendati secara hukum tiang tersebut milik PT Adhi Karya, mereka membantah menjadi pengelola iklan-iklan tersebut.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP