Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Insiden terbaliknya perahu arung jeram Ancol berbuntut panggilan polisi

Insiden terbaliknya perahu arung jeram Ancol berbuntut panggilan polisi Arung Jeram Ancol. ©2017 Merdeka.com/Ancol

Merdeka.com - Sebuah wahana arung jeram di Dufan, Ancol, mengalami kecelakaan. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwi Yono.

"Iya benar," singkatnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/10).

Saat ini, kata mantan Kapolres Jakarta Pusat itu pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. "Ini masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Lanjutnya, kejadian saat penumpang berjumlah lima orang menaiki perahu dan tiba-tiba diterjang oleh ombak sehingga terbalik. "Dikarena para korban mengenakan sabuk pengaman yang berada di perahu, sehingga para korban membentur bagian bawah wahana dan terminum air kolam," jelasnya.

Saat ini, lima korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. "Sudah dibawa ke Rumah Sakit Satya Negara," pungkasnya.

Atas insiden itu, Manager Corporate Communication Taman Ancol, Rika Lestari menjelaskan, kalau saat ini kelima korban sudah dalam penanganan medis.

"Tidak ada korban jiwa dan saat ini dalam tahap pemulihan. Kita juga telah berkoordinasi dengan kepolisian atas kejadian ini," kata Rika.

Perahu terbalik saat penumpang berjumlah lima orang menaiki perahu dan tiba-tiba diterjang oleh ombak sehingga terbalik.

Menanggapi kejadian itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta semua pihak terlebih dari Taman Impian Jaya Ancol itu sendiri bertanggung jawab.

"Kita harus bertanggung jawab. Kita semua harus bertanggung jawab, baik itu operator ataupun tanggung jawab kita kepada warga," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/10).

Untuk info terkait korban luka-luka ataupun akibat kecelakaan tersebut, Anies mengaku belum mendapatkan info lengkapnya. "Ya. Saya cek nanti. Saya cek dulu," singkat Anies.

Buntutnya, Kepolisian akan memanggil pihak Ancol terkait insiden perahu wahana arung jeram yang terbalik pada Minggu (22/10) kemarin. Kejadian tersebut menyebabkan lima orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

"Penyidik tentunya akan melihat seperti apa arum jeramnya, kita akan tanyakan pihak Ancol, mengoperasikan kegiatan arum jeram, apa sudah sesuai SOP," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Senin (23/10).

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP