Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini pesan Ahok buat Djarot yang jadi Plt gubernur DKI

Ini pesan Ahok buat Djarot yang jadi Plt gubernur DKI Djarot jenguk Ahok. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pengangkatan dirinya sebagai Plt semata-mata agar tidak ada kekosongan jabatan, kekosongan pemerintahan di dalam rangka penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat. Dirinya juga mengatakan mendapat pesan khusus dari Ahok terkait tugasnya yang menjadi PLT Gubernur DKI Jakarta.

"Ini sudah saya sampaikan tadi ketika ketemu sama Pak Ahok di Cipinang dan pesan beliau tetap pelayanan harus lebih baik dan tetap bekerja maksimal dan segera lakukan koordinasi dengan SKPD yang terkait untuk mempercepat beberapa program yang sedang berjalan," katanya di Balai Kota, Selasa (9/5).

Untuk itu dirinya akan mengebut beberapa program untuk diselesaikan sampai akhir Oktober salah satunya penyusunan APBD perubahan dan RAPBD 2018.

"Oleh sebab itu tadi begitu saya sampai kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan SKPD dan jajaran asisten beserta inspektorat dan bappeda untuk mengambil langkah-langkah untuk percepatan terutama di dalam penyusunan APBD perubahan dan rapbd 2018," katanya.

Kemudian dirinya juga akan mengebut penyelesaian simpang susun Semanggi yang ditargetkan pada 17 Agustus akan diresmikan.

"Kemudian pembangunan koridor 13 sekarang masih uji coba kita kebut 22 Juni hari ulang tahun Jakarta Itu bisa kita launching, itu yang paling gampang," ujarnya.

Kemudian yang ditekankan oleh Ahok untuknya yakni untuk segera mengisi rumah-rumah susun yang kosong. Kemudian untuk pelayanan untuk kesehatan pendidikan harus meningkat.

"Beberapa hal yang juga harus kita dikebut adalah penyelesaian pembangunan Jak-grosir di Kramatjati karena sebentar lagi hadapi bulan puasa dan kita harus kendalikan harga supaya tidak ada gejolak harga ketika bulan puasa dan menjelang lebaran. Jadi banyak yang perlu kita perbaiki," katanya.

Djarot mengungkapkan, dirinya masih menganggap Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta dan akan selalu berkomunikasi dalam mengambil keputusan yang ada meski dirinya diberi kewenangan untuk mengambil keputusan.

"Selanjutnya Kemendagri menyampaikan bahwa Ahok masih jadi gubernur. Apapun yang akan kami ambil akan kami koordinasi dan laporan ke Pak Ahok. Buat pergub boleh, keluarin SK boleh, itu penjelasan dari Mendagri," pungkasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP