Ini persiapan Pemprov DKI gusur Kalijodo pagi ini
Merdeka.com - Jelang eksekusi pembongkaran kawasan Kalijodo, Pemrov DKI Jakarta bekerja sama dengan Mapolda Metro Jaya, TNI, dan Satpol PP. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal memantau kawasan Kalijodo, Minggu (28/2) sore.
Iqbal mengatakan, pembongkaran Kalijodo yang dilakukan besok pagi akan melibatkan 5.000 personel gabungan dari Pemprov DKI Jakarta dan Polri-TNI.
"TNI sekitar 600 personel, Polri lebih kurang 3.000, dan Satpol PP sebanyak 2.000 personel. Inilah SOP kami tidak boleh underestimate. Polisi di sini sebagai pengayom, pelindung, dan pelayanan masyarakat. Jika besok ada yang melawan hukum kami akan tindak tegas. Kami hadir sekali lagi untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," ucap Iqbal, Minggu (28/2).
Menurut Iqbal, jika pada saat eksekusi pembongkaran Kalijodo masih terdapat warga yang bertahan di rumahnya, pihaknya akan melakukan upaya persuasif.
"Tidak masalah. Kita di-back up. Kita mengutamakan persuasif dengan mengimbau kalau ada beberapa orang yang bertahan. Semuanya harus sesuai prosedur. Tidak boleh ngotot, ataupun melawan. Nanti kita melakukan penegakan hukum. Jika tetap bertahan, kita akan lumpuhkan dan kita angkat mereka. Inilah upaya persuasif," kata Iqbal.
Dia menambahkan, sebelum melakukan pembongkaran kawasan Kalijodo, pihak petugas bersama Pemprov DKI akan melakukan apel sekitar pukul 06.00 WIB
"Mulai sekitar pukul 06.00 WIB kita melaksanakan Apel bersama, sedangkan pembongkaran kawasan ini sekitar pukul 07.00 WIB," ungkapnya. (mdk/tyo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya