Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini pembelaan Lulung soal DPRD DKI memaki Ahok

Ini pembelaan Lulung soal DPRD DKI memaki Ahok Ahok dan Lulung di Lebaran Betawi. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung angkat bicara soal kericuhan yang terjadi dalam acara yang digelar Kemendagri untuk mendamaikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan DPRD DKI beberapa waktu lalu. Saat itu, pertemuan berakhir tanpa hasil dan politisi Kebon Sirih menggunakan kata-kata kasar menyerang Ahok, bahkan menggunakan kata binatang berkaki empat.

Lulung membeberkan alasan mengapa anggota DPRD DKI yang hadir saat acara itu marah kepada Ahok. Berikut penjelasan Lulung, di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Kenapa anggota DPRD DKI marah ke Ahok saat mediasi di Kemendagri?

Karena Pak Ahok berdiri menunjuk-nunjuk, mengamuk-ngamukan itu SKPD. Karena waktu dia duduk 'ayo angkat tangan' nggak mau angkat tangan. Jadi Pak Ahok di situ tidak didukung oleh SKPD-nya, oleh pegawainya.

Lantas dia berdiri nunjuk-nunjuk suruh berdiri namanya wali kota Jakarta Barat 'ayo kamu jelaskan'. Itulah memancing teman-teman marah.

Jadi kata-kata kasar itu bentuk kemarahan anggota DPRD DKI?

Sebenarnya teman-teman tidak marah, hanya menasehati 'eh kamu jangan begitu. Kamu bukan preman' gitu doang.

Bagaimana pandangan Anda soal konflik Ahok vs DPRD DKI soal RAPBD 2015 ini?

Ada konspirasi politik di sini. Ada opini yang menjauhkan pihak pemerintah daerah dengan rakyat. Dan ada yang ingin menjauhkan anggota dewan dengan rakyat.

Ini satu bentuk adu domba, ini bentuk komunis baru. Dan ini sudah terjadi, teman-teman tinggal evaluasi aja. Di pertengahan tahun 2014 (konflik) sampai sekarang.

Anda sempat salah sebut UPS menjadi USB saat mediasi di Kemendagri?

Kalau orang kecapean itu bisa salah ngomong. Tapi yang sesungguhnya itu melahirkan sebuah fakta bahwa psikologis saya menyebutkan itu UPS, itulah faktanya saya tidak ngerti apa-apa tentang UPS.

Apa ada solusi pasti untuk menyelesaikan konflik Ahok vs DPRD DKI?

Insya Allah, Allah akan menjawab ini. Waktu yang akan menjawab ini. Ini adalah doa teman-teman saya yang terzolimi.

Apa tanggapan Anda jadi olok-olokan di Twitter dengan hashtag #SaveHajiLulung?

Semoga Allah yang membalasnya. Saya enggak ngerti.

Anda kecewa jadi olok-olokan di media sosial?

Kalau saya di-bully dipuji saya apresiasi dan terima kasih.

Selama media sosial itu tidak menyampaikan hal benar, dan tidak mendukung penegasan kepada bangsa, saya tidak punya WhatsApp dan twitter.

Saya jarang melihat media sosial.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP