Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kata Sandiaga Uno lagu pemenangan disebut jiplak band Yahudi

Ini kata Sandiaga Uno lagu pemenangan disebut jiplak band Yahudi Sandiaga Uno. ©2017 Merdeka.com/anisatul

Merdeka.com - Lagu pemenangan 'Kobarkan Semangat' milik Anies Baswedan dan Sandiaga Uno disebut jiplak lagu band asal Israel, Gad Elbaz. Isu ini ramai diperbincangkan di media sosial Twitter sejak Kamis (6/4) malam kemarin.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ikut berkomentar tentang lagu itu. Menurut dia, lagu ini dibuat oleh PKS. Dia menegaskan, tidak benar jika lagu itu hasil jiplakan.

"Lagu ini adalah lagu dari teman-teman PKS, dimodifikasi dan sudah kami masukan di fitnahlagi.com," kata Sandiaga di Perkampungan Industri Kecil, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/4).

Sandiaga menegaskan, isu jiplak lagu band asal Israel merupakan fitnah. Menurut dia, ada orang yang tidak suka kesejukan dalam pertarungan Pilgub DKI 2017.

"Itu adalah sebuah gerakan melalui teman-teman yang tidak suka kita persatuan yang sejuk, ingin pecah belah kita," terang dia.

Diberitakan sebelumnya, Timses bidang media Anies-Sandi, Hartono tertawa ketika dikonfirmasi tentang isu tersebut. Dia menegaskan, tidak mungkin lagi Kobarkan Semangat jiplak lagu band asal negara bintang Daud itu.

"Hahaha enggak lah, ada-ada saja," kata Hartono saat dihubungi merdeka.com, Jumat (7/4).

Hartono pun menegaskan, segala bentuk isu dan fitnah telah diklarifikasi di website khusus pihaknya yakni fitnahlagi.com. Dalam hal isu tersebut, dia menegaskan sekali lagi, hal itu tak benar.

"Lagu Ayo Kobarkan Semangat Jakarta Anies-Sandi berasal dari Kobarkan Semangat Indonesia, yang selalu dibawakan oleh Ustaz Taufiq Ridho Allahuyarham (Sekjen PKS 2013-2016) dan Shoutul Harokah saat menjelang kampanye Pileg 2014."

"Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016," demikian penjelasan PKS.

Seperti diketahui, jagat Twitter semalam ramai membahas isu ini. Salah satu yang ikut menanggapi adalah Politikus PDIP Budiman Sutjatmiko.

"Lagu Hashem Melech dari Israel di Pilgub DKI. Bahkan cawalikota Yerusalem dari Likud pun tidak pakai lagu rohani ini," tulis Budiman, @budimandjatmiko.

Gad Elbaz sendiri merupakan penyanyi asal Israel yang biasa menggubah lagu-lagu kerohanian Yahudi secara pop. Lagu 'Hashem Melech' adalah lagu pujian kepada Tuhan yang dalam Bahasa Hebrew berarti 'God is the King'.

Dalam laman wikipedia milik Gad Elbaz, tertulis bahwa ia menciptakan lagu Hashem Melech pada tahun 2013. Dalam deskripsinya tertulis, melodi dari lagu ini memang berdasarkan pada lagu C’est la Vie dari Khaled yang merupakan pemusik asal Aljazair yang diubah tahun 2012.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP