Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini dalih Dinas Pertanian DKI soal sebab harga cabai & bawang mahal

Ini dalih Dinas Pertanian DKI soal sebab harga cabai & bawang mahal ilustrasi cabai. ©hellobeautiful.com

Merdeka.com - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni menyatakan, bahwa saat ini DKI Jakarta tidak perlu khawatir lagi mengenai stok cabai dan bawang di musim penghujan. Menurutnya, sebab harga barang melambung tinggi di masa-masa tertentu dikarenakan stok menipis karena kekurangan suplai dari daerah asal.

Penyebab cabai dan bawang di Jakarta harganya tinggi, kata dia, karena DKI tidak punya lahan penyimpanan untuk komoditas tersebut.

"Dengan kunjungan ke Kudus, kita temu alat untuk simpan cabai bisa tahan 4 sampai 6 bulan, namanya CAS (Controlled Atmosphere Storage) temuan dari putra Indonesia," kata Darjamuni, dalam acara Media Gathering bersama Plt Gubernur DKI, di Ancol, Senin (3/4).

Teknologi CAS tersebut diharapkan bisa menjadi jawaban atas permasalahan kesulitan cabai saat musim penghujan.

Saat ini, PD Pasar Jaya sedang proses untuk membeli dua unit alat tersebut. Satu unit terdiri dari lima wadah berbentuk kulkas raksasa.

"Kita simpan 40-60 ton. Ini bisa bantu stabilitas harga cabai di Jakarta," ujar Darjamuni.

Selain itu, DKI juga akan memanfaatkan lahan-lahan pemerintah yang selama ini terbengkalai untuk ditanami cabai. Saat ini, hampir 6,4 hektae lahan yang sudah dikelola menjadi pertanian cabai.

"Sebelum lebaran kita bisa panen. Kami juga lakukan program tanam cabai di tiap keluarga. Satu keluarga dikasih empat polybag cabai. Minimal bisa cukup keluarga sendiri," tandas Darjamuni.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP